Iran Kecam Serangan Bom Kabul

Minggu, 24 Juli 2016 - 12:32 WIB
Iran Kecam Serangan...
Iran Kecam Serangan Bom Kabul
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran melemparkan kecaman keras atas serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan. Puluhan orang tewas akibat bom yang meledak di tengah demonstran di ibukota Afghanistan itu.

"Tidak ada alasan yang dapat diterima untuk membunuh orang yang tidak bersalah dan tindak kekerasan dan teror yang dikutuk di mana saja di seluruh dunia," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Qassemi, seperti dilansir IRNA pada Minggu (24/7).

Setidaknya 80 orang tewas dan lebih dari 230 orang terluka setelah bomber bunuh diri meledakan bom yang disembunyikan di dalam pakaiannya. Aksi bom bunuh diri itu dilakukan di tengah aksi demonstrasi di Kabul.

Rekaman di televisi dan sejumlah foto yang diposting di media sosial Afghanistan menunjukkan adegan horor dan pembantaian tersebut. Sejumlah bagian badan dan potongan tubuh berserakan di alun-alun. Kepala hubungan internasional Departemen Kesehatan Masyarakat, Waheed Majroeh mengatakan, jumlah korban kemungkinan akan terus meningkat.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor berita Aamaq, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di tengah demonstrasi yang dilakukan oleh etnis Hazara itu. Etnis Hazara melakukan demonstrasi menuntut penyaluran arus listrik ke wilayah mereka.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
10 menit yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
1 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
2 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
3 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
3 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved