Sejak 2012, KBRI Damaskus Merepatriasi 12 Ribu WNI

Kamis, 23 Juni 2016 - 21:32 WIB
Sejak 2012, KBRI Damaskus...
Sejak 2012, KBRI Damaskus Merepatriasi 12 Ribu WNI
A A A
DAMASKUS - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Damaskus, Suriah, menyatakan sejak 2012 hingga saat ini telah merepatriasi (memulangkan kembali) sebanyak 12.410 WNI ke Indonesia dalam 275 gelombang. TKI dari Aleppo dan seluruh wilayah Suriah akan diantarkan ke Damaskus untuk diproses kepulangannya ke Indonesia.

Namun demikian, repatriasi WNI Suriah belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. “Setidaknya terdapat dua alasan mengapa repatriasi WNI di Suriah seolah tidak berujung,” jelas, AM. Sidqi, Pejabat Konsuler merangkap Penerangan Sosbud KBRI Damaskus dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (23/6/2016).

Pertama, TKI korban perdagangan orang masih tetap dikirim ke Suriah, kendati kondisi Suriah sangat berbahaya. “Ironis. Saat rakyat Suriah berbondong-bondong mengungsi ke luar negeri, perempuan Indonesia malah diperjualbelikan masuk ke Suriah,” kata Sidqi.

Kedua, Pemerintah Suriah masih tetap memasukkan Indonesia pada daftar pengirim TKI ke Suriah, maka visa pekerja TKI masih tetap diberikan. Padahal sosialiasi penghentian pengiriman TKI ke Timur Tengah dan tindakan diplomatik (demarche) sudah sering sekali dilakukan terus menerus oleh KBRI Damaskus ke Pemerintah Suriah.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi dari Departemen Imigrasi Suriah, sebanyak 32 orang korban perdagangan manusia (April 2016) dan 26 orang (Mei 2016) masuk ke Suriah dengan visa pekerja. Ini belum terhitung bulan dan tahun-tahun sebelumnya.

“Inti permasalahan berada di Tanah Air. Makanya, pencegahan wajib dilakukan dari Indonesia dengan pemberantasan mafia perdagangan manusia hingga ke akar-akarnya,” tegas Dubes Djoko Harjanto.

“Selain itu, perlu pembicaraan tingkat tinggi Indonesia-Suriah guna mencabut nama Indonesia sebagai negara pengirim TKI dari peraturan perundang-undangan Suriah,” sambung Dubes Djoko menyebutkan rekomendasi yang harus diambil oleh Pemerintah Pusat di Jakarta.
(ian)
Berita Terkait
Potret 26 WNI Tiba di...
Potret 26 WNI Tiba di Indonesia Usai Dievakuasi dari Afghanistan
Perlindungan WNI dan...
Perlindungan WNI dan Arsitektur Diplomasi Indonesia
Destructive Fishing...
Destructive Fishing Watch: Jam Kerja ABK Panjang dan Kerap Tidak Dibayar
Cegah Eksploitasi, Pemerintah...
Cegah Eksploitasi, Pemerintah Harus Benahi Aturan Pengiriman ABK ke Luar Negeri
155.000 WNI Kembali...
155.000 WNI Kembali ke Indonesia, 3.822 Terkonfirmasi Positif Corona
Kemlu: Tiga WNI yang...
Kemlu: Tiga WNI yang Diculik di Gabon Telah Bebas
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
13 menit yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
3 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
7 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
8 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Cumi-cumi...
Penampakan Cumi-cumi Raksasa Pertama Kalinya Sejak 100 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved