Rusia-AS Sepakat Tingkatkan Koordinasi di Suriah
Minggu, 19 Juni 2016 - 18:18 WIB
Rusia-AS Sepakat Tingkatkan Koordinasi di Suriah
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk meningkatkan koordinasi kala melakukan serangan di Suriah. Ini dilakukan guna mencegah adanya insiden di udara, atau salah melakukan serangan.
Melalui sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, pejabat militer dari kedua negara telah sepakat pada kebutuhan untuk meningkatkan koordinasi di Suriah. Kesepakatan ini dicapai kala pejabat kedua negara melakukan konferensi video.
Sementara itu, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/6), pihak Kementerian Pertahanan AS sampai saat ini belum memberikan pernyataan apapun mengenai kesepakatan dengan Negeri Beruang Merah itu.
Pengumuman itu datang sehari setelah Pentagon mengatakan telah mempertanyakan Moskow mengenai serangan udara Rusia yang dilakukan terhadap pasukan oposisi Suriah yang didukung AS, pekan lalu. Pentagon mengatakan, Moskow telah gagal untuk mengindahkan peringatan AS.
Namun, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov langsung menepis tudingan tersebut. Ia mengatakan, serangan Rusia yang dilancarkan Rusia berjarak 300 Km dari wilayah yang AS katakan sebagai basis pemberontak moderat.
Melalui sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, pejabat militer dari kedua negara telah sepakat pada kebutuhan untuk meningkatkan koordinasi di Suriah. Kesepakatan ini dicapai kala pejabat kedua negara melakukan konferensi video.
Sementara itu, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/6), pihak Kementerian Pertahanan AS sampai saat ini belum memberikan pernyataan apapun mengenai kesepakatan dengan Negeri Beruang Merah itu.
Pengumuman itu datang sehari setelah Pentagon mengatakan telah mempertanyakan Moskow mengenai serangan udara Rusia yang dilakukan terhadap pasukan oposisi Suriah yang didukung AS, pekan lalu. Pentagon mengatakan, Moskow telah gagal untuk mengindahkan peringatan AS.
Namun, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov langsung menepis tudingan tersebut. Ia mengatakan, serangan Rusia yang dilancarkan Rusia berjarak 300 Km dari wilayah yang AS katakan sebagai basis pemberontak moderat.
(esn)