Turki Geram AS Bantu Milisi Kurdi di Raqqa

Jum'at, 27 Mei 2016 - 21:29 WIB
Turki Geram AS Bantu...
Turki Geram AS Bantu Milisi Kurdi di Raqqa
A A A
ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki menyebut Amerika Serikat (AS) bermuka dua, karena menolak menyebut milisi Kurdi Suriah, YPG, sebagai teroris. Pernyataan ini semakin memanaskan hubungan antara Turki dengan AS.

"Jika mereka mengatakan 'Kami tidak melihat YPG dan kelompok teroris ini tidak sama', jawaban saya adalah, itu merupakan standar ganda dan bermuka dua," kata Mevlut Cavusoglu pada pertemuan puncak PBB di resort Antalya, Turki, dikutip dari Reuters, Jumat (27/5/2016).

Lebih jauh Cavusoglu mengatakan, adalah hal yang tidak dapat diterima jika tentara AS memakai emblem YPG. Hal itu diketahui setelah munculnya foto yang menunjukkan pasukah khusus AS mengenakan emblem YPG di pundak mereka dalam perang di Raqqa.

"Hal ini tidak dapat diterima bagi tentara AS menggunakan lambang YPG, lambang kelompok teroris," katanya.

Turki telah menganggap YPG sebagai perpanjangan tangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang. Kelompok ini dianggap sebagai kelompok pemberontak yang memperjuangkan otonomi. Washington sendiri telah memasukkan PKK dan sejumlah kelompok sayapnya sebagai kelompok teroris.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke ASĀ 
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
23 menit yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
1 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
3 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
4 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
5 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved