Larang Warganya Pergi Haji, Iran Dikecam Negara-negara Teluk

Sabtu, 14 Mei 2016 - 15:01 WIB
Larang Warganya Pergi...
Larang Warganya Pergi Haji, Iran Dikecam Negara-negara Teluk
A A A
RIYADH - Kelompok negara Teluk (GCC) dan Pakistan mengecam keputusan Iran yang melarang warganya pergi beribadah haji ke Arab Saudi pada musim haji. Keputusan Iran itu imbas dari musibah robohnya tower crane di Masjidilharam dan tragedi Mina pada musim haji beberapa bulan lalu.

Korban meninggal dalam tragedi crane dan Mina mencapai ribuan orang, dengan jumlah terbesar berasal dari jemaah asal Iran.

GCC menilai Iran sudah mempolitisisasi ibadah haji tahunan dan menyalahgunakannya untuk menyakiti Arab Saudi.

Sekretaris Jenderal GCC, Abdullatif Al-Zayani, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negara-negara Teluk mengecam langkah oleh Iran yang memblokir kesepakatan akhir dengan Arab Saudi dalam memfasilitasi kedatangan jemaah asal Iran untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji mendatang.

”Negara-negara GCC menekankan bahwa para pejabat Iran harus menyadari bahwa (ibadah) haji adalah kewajiban agama yang suci untuk semua umat Islam dan tidak harus terkait dengan sikap politik atau perbedaan antara negara-negara dalam keadaan apapun," katanya, seperti dilansir Saudi Press Agency (SPA).


GCC mendesak Iran untuk bekerja sama dengan Saudi untuk menyelesaikan aturan, sehingga jemaah asal Iran dapat memenuhi kewajiban agamanya.

Al-Zayani menyampaikan apresiasi dari GCC kepada pemerintah Arab Saudi atas kepeduliannya menangani masalah haji dan umrah serta melayani para jemaah pengunjung dua masjid suci.

Komentar Sekjen GCC muncul setelah Iran menolak untuk menandatangani perjanjian tahunan untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini dan larangan jemaahnya untuk pergi ke Saudi.

Sementara itu, Sheikh Taher Mahmoud Al-Ashrafi, Ketua Dewan Cendekiawan Pakistan, memuji upaya-upaya besar yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi dalam menawarkan layanan dan fasilitas terbaik bagi jemaah haji dan umrah.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Lahore, dia juga mengecam keputusan otoritas Iran terkait masalah haji.

”Ritual haji adalah kewajiban agama Islam dan membuat pengaturan untuk kinerja haji di tanah suci adalah hak berdaulat Arab Saudi. Dan karenanya, umat Islam akan menolak setiap campur tangan dalam masalah ini,” kata Al-Ashrafi yang memprotes politisasi ibadah haji oleh Iran, seperti dikutip Saudi Gazette, Sabtu (14/5/2016).
(mas)
Berita Terkait
Jet Tempur Pakistan...
Jet Tempur Pakistan Kini Ikut Jaga Wilayah Saudi, Riyadh Mulai Tak Lagi Percaya AS?
Jenderal Penasihat Khamenei...
Jenderal Penasihat Khamenei Desak Iran Gabung Pakta Pertahanan Arab Saudi-Pakistan
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
4 Fakta Pakistan Akan...
4 Fakta Pakistan Akan Bantu Arab Saudi jika DIserang
Negara Bersenjata Nuklir...
Negara Bersenjata Nuklir Ini Akan Bela Arab Saudi jika Perang Iran Memanas
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved