Roman, Wanita Transgender Pertama yang Jadi Anggota DPR Filipina

Selasa, 10 Mei 2016 - 18:01 WIB
Roman, Wanita Transgender...
Roman, Wanita Transgender Pertama yang Jadi Anggota DPR Filipina
A A A
MANILA - Untuk pertama kalinya, seorang wanita transgender terpilih menjadi anggota DPR Bataan, Manila utara, Filipina. Dia bernama Geraldine Roman.


Roman telah hidup sebagai seorang wanita transgender selama lebih dari dua dekade. Politikus Partai Liberal ini meraih 62 persen suara dalam Pemilu Filipina.


Kemenangan Roman menuai banyak pujian di media sosial dan menjadi berita utama di Filipina, mengingat negara itu mayoritas penduduknya merupakan warga Katolik yang tabu dengan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).


Perceraian, aborsi dan pernikahan sesama jenis adalah ilegal di Filipina. Hukum di negara itu juga melarang warganya mengubah nama dan jenis kelamin.


Roman yang merupakan mantan editor berita berbicara kepada AFP, Selasa (10/5/2016) setelah kemenangannya. ”Politik kefanatikan, kebencian dan diskriminasi tidak menang, yang berjaya adalah politik cinta, menerima dan menghormati,” ucapnya.


Roman berharap untuk bisa terlibat dalam banyak masalah. Dia menangkis kritik yang memandangnya sebagai seorang politisi yang hanya tertarik pada satu masalah saja.


"Saya gembira, sangat, sangat senang. Saya juga senang untuk bekerja. Saya menyadari bahwa beban lebih besar karena stereotip orang tentang LGBT adalah kesembronoan kita, bahwa kita tidak cukup berjiwa besar untuk mengatakannya, jadi saya memiliki ini untuk membuktikan bahwa mereka salah,” ujarnya.


Sebelum kemenangan telaknya, Roman berjanji untuk mencoba membatalkan aturan tentang larangan perubahan jenis kelamin serta berjanji untuk memperjuangkan hak-hak yang sama di tempat kerja, sekolah dan kantor-kantor pemerintah.


”(Jenis Kelamin) hanya menjadi masalah ketika Anda mencoba untuk merahasiakannya. Ini ada yang buruk. Saya tidak pernah menyakiti siapa pun dalam berproses. Saya sangat senang, jadi mengapa saya harus malu?,” katanya saat kampanye.


Politikus berusia 49 tahun ini berasal dari keluarga politikus. Di mana ibu dan ayahnya merupakan mantan anggota kongres.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
1 jam yang lalu
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
2 jam yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
3 jam yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
4 jam yang lalu
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
5 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved