Presiden Filipina: Abu Sayyaf Hanya Mengerti Bahasa Kekerasan

Rabu, 27 April 2016 - 21:59 WIB
Presiden Filipina: Abu...
Presiden Filipina: Abu Sayyaf Hanya Mengerti Bahasa Kekerasan
A A A
MANILA - Presiden Filipina, Benigno Aquino, untuk pertama kalinya bereaksi secara terbuka atas pemenggalan kepala seorang sandera Kanada oleh militan Abu Sayyaf. Ia bersumpah akan mencurahkan seluruh energinya untuk memberangus kelompok tersebut, sebelum lengser sebagai presiden.

"Jadi ke ASG (Abu Sayyaf Grup) dan siapa pun yang membantu atau bersekongkol dengan mereka, Anda telah memilih hanya bahasa kekuatan dan kami akan berbicara dengan Anda dalam bahasa itu," kata Aquino dalam sebuah pernyataan.

"Jatuhnya korban sangat tidak diharapkan. Tetapi yang lebih penting adalah menetralkan aktivitas kriminal dari ASG," sambungnya lagi, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (27/4/2016).

Keamanan menjadi hal yang genting di Filipina Selatan, meskipun pakta perdamaian telah ditandatangani oleh pemerintah dan kelompok pemberontak muslim terbesar pada 2014 lalu. Penandatanganan itu telah mengakhiri konflik yang telah berjalan selama 45 tahun.

Sebelumnya, tentara Filipina mengatakan telah menemukan kepala terpenggal di sebuah pulau terpencil, lima jam setelah berakhirnya batas waktu penyerahan tebusan yang telah ditetapkan oleh Abu Sayyaf. Kelompok itu mengatakan akan mengeksekusi satu dari empat tawanan warga asing. Pihak kepolisian mengkonfirmasi jika kepala itu adalah sandera asal Kanada, John Ridsdel.
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
51 menit yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
1 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
2 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
2 jam yang lalu
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
3 jam yang lalu
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
4 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved