Polisi Ini Perkosa 3 Wanita dan Tiduri 8 Wanita Lain untuk Tularkan HIV

Selasa, 19 April 2016 - 10:18 WIB
Polisi Ini Perkosa 3...
Polisi Ini Perkosa 3 Wanita dan Tiduri 8 Wanita Lain untuk Tularkan HIV
A A A
KALININGRAD - Seorang polisi di Rusia bernama Efrem Izmailov, 39, dituduh memperkosa tiga wanita dan meniduri delapan wanita lain untuk sengaja menginfeksi mereka dengan HIV.

Hal itu diungkap seorang penyelidik polisi Rusia. Jika terbukti bersalah, dia bisa dihukum penjara hingga 15 tahun.

Dalam kasus perkosaan, Izmailov dituduh memberi tumpangan mobil pada para perempuan, di mana dia menunjukkan ID polisinya. Menurut laporan penyelidikan, salah satu perempuan dia serang di hadapan anak korban.

Pelaku perkosaan itu diketahui terinfeksi HIV sejak tahun 2001. Dia ditangkap dan diberhentikan dari kepolisian lalu lintas di Kaliningrad pada tahun lalu.

Penyelidik menyatakan, berkas 18 volumetelah dikirim ke pengadilan regional.


“DIa dituduh memperkosa tiga perempuan selama pengabdiannya di polisi lalu lintas yang menyebabkan mereka terinfeksi HIV, dan sengaja menginfeksi delapan perempuan lokal,” kata pihak kepolisian setempat melalui seorang juru bicara, seperti dikutip Mirror, Senin (18/4/2016).

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Izmailov menggunakan mobil pribadinya untuk menjemput para wanita. Dia menunjukkan lencana polisinya sehingga para korban percaya padanya.


Segera setelah korban telah masuk ke mobilnya, dia melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan wanita tanpa mengetahui bahwa dia terinfeksi HIV,” lanjut pihak kepolisian.

Jika seorang wanita menolak untuk berhubungan seks dengan dia, dia mengunci pintu mobilnya dan melaju pergi ke daerah terpencil di mana dia memaksa wanita untuk berhubungan seks dan memperkosanya,” imbuh pihak kepolisian Kaliningrad.


Dia memperkosa tiga wanita lokal sedemikian rupa. Salah satu korban masuk ke mobilnya dengan anak kecil, tapi kehadirannya tidak menghentikan niat pidananya.”

Menurut penyelidik, pihak kepolisian bertindak setelah korban melapor jika pelaku perkosaan adalah oknum anggota polisi.

Selain itu, setidaknya dia sekali memperkosa korbannya dengan mengenakan seragam polisi,” imbuh pihak kepolisian.

Salah satu korban telah mengajukan klaim kompensasi sebesar 180 ribu poundsterling atau sekitar Rp3,3 miliar atas "kerusakan fisik dan moral".
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
28 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved