Soal Insiden di Langit Baltik, Rusia: AS Berlebihan

Minggu, 17 April 2016 - 19:19 WIB
Soal Insiden di Langit...
Soal Insiden di Langit Baltik, Rusia: AS Berlebihan
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia merespon pernyataan Amerika Serikat (AS) soal insiden yang terjadi di atas langit Baltik. AS menuding jet tempur Rusia melakukan manuver berbahaya di dekat pesawat pengintai mereka.

Militer Rusia menuturkan, apa yang disampaikan oleh pihak AS terlalu berlebihan. Dalam sebuah pernyataan, militer Rusia menyebut jet tempur mereka tidak melakukan manuver yang berbahaya.

Negeri Beruang Merah itu juga membantah pernyataan juru bicara Pentagon, Laura Seal, yang menuturkan bahwa pesawat AS tidak mendekati wilayah perbatasan Rusia. Militer Rusia mengatakan, pengiriman Su-27 di atas langit Baltik dikarenakan adanya pesawat asing yang mendekati wilayah Rusia, yang ternyata adalah pesawat AS.

"Pada tanggal 14 April, pasukan pertahanan udara mendekati target tak dikenal dengan kecepatan tinggi mendekati perbatasan Rusia. Jet tempur Su-27 digunakan oleh Armada Baltik untuk mengidentifikasi target," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal. Igor Konashenkov.

"Manuver yang dilakukan pesawat Rusia itu sesuai dengan standar internasional untuk penggunaan wilayah udara. Tidak ada situasi darurat terjadi," sambungnya, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (17/4).

Sebelumnya diberitakan, Pentagon menyatakan sebuah pesawat pengintai Angkatan Udara AS dicegat oleh SU-27 Rusia dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional di wilayah udara internasional di Laut Baltik.

Laura mengatakan tindakan tidak aman dan tidak profesional dari seorang pilot, yang dalam kasus ini pilot Rusia memiliki potensi untuk meningkatkan ketegangan antar kedua negara
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 menit yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
1 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
2 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
3 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
4 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved