Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Bom Istanbul

Sabtu, 19 Maret 2016 - 22:28 WIB
Kemlu Pastikan Tidak...
Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Bom Istanbul
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia memastikan jika tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bom bunuh diri di Istanbul, Turki. Kepastian itu didapatkan setelah melakukan pemeriksaan ke sejumlah rumah sakit.

"Dari hasil penulusuran yang dilakukan oleh tim KJRI Istanbul ke kantor polisi, 4 rumah sakit yang menampung para korban serta kantor Gubernur Istanbul, tidak diperoleh informasi adanya WNI yang menjadi korban dalam serangan bom bunuh diri tersebut," begitu keterangan Kemlu RI dalam rilis yang diterima Sindonews, Sabtu (19/3/2016).

Diwartakan sebelumnya, sebuah peristiwa bom bunuh diri terjadi di Istiklal Street, sebuah jalan lebar yang tertutup untuk lalu lintas. Wilayah ini adalah pusat belanja dan wisata, dimana sejumlah toko internasional dan pusat perbelanjaan berdiri.

Menurut Gubernur Istanbul, Vasip Sahin, sedikitnya lima orang tewas dalam peristiwa tersebut, termasuk pelaku bom bunuh diri. Bom bunuh diri itu juga melukai 20 orang lainnya. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.
(ian)
Berita Terkait
2 WNI Jadi Korban Gempa...
2 WNI Jadi Korban Gempa Turki
2 Jenazah Korban Gempa...
2 Jenazah Korban Gempa Turki Dipulangkan ke Indonesia Bersama 85 WNI
Gandeng Pengacara Turki,...
Gandeng Pengacara Turki, KBRI Ankara Edukasi WNI Tentang Hukum Ketenagakerjaan
9 WNI Jalani Pemeriksaan...
9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Kembali ke Indonesia
Keluarga WNI Korban...
Keluarga WNI Korban Gempa Turki
Indonesia Apresiasi...
Indonesia Apresiasi Bantuan Turki Evakuasi WNI dari Afghanistan
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
17 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
Fakta Mengejutkan Kenapa...
Fakta Mengejutkan Kenapa Serigala Tidak Ada di Tempat Sirkus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved