Jenderal Pentagon Akui AS Tak Siap Perang Besar Lawan Rusia

Kamis, 17 Maret 2016 - 13:35 WIB
Jenderal Pentagon Akui...
Jenderal Pentagon Akui AS Tak Siap Perang Besar Lawan Rusia
A A A
WASHINGTON - Seorang jenderal top Pentagon memberi kesaksian dalam sidang Kongres Amerika Serikat (AS) bahwa AS tidak siap untuk perang berskala besar melawan Rusia, China, Iran dan Korea Utara (Korut).

Jenderal yang mengungkap ketidaksiapan militer AS itu adalah Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Mark Milley. Ketidaksiapan militer AS bermuara pada anggaran. Dia menyuarakan “keprihatinan serius” pada masalah itu.

Jenderal Milley pada hari Rabu di Gedung Komite Angkatan Bersenjata Kongres AS mengatakan, AS masih siap untuk memerangi kelompok teror Islamic State (ISIS) dan kelompok teror lain seperti di Afghanistan. Tapi, kata dia, setelah hampir 15 tahun menjalankan misi anti-teror, ada “pemotongan” pasukan yang membuat kesiapan untuk perang berskala besar telah habis.

Menurutnya, ada empat kekuatan besar yang bernama China, Iran, Korea Utara dan Rusia. Kepada para legislator, Jenderal Milley mengatakan, rakyat AS akan berharap bahwa militer Washington dapat mengatasi dua dari empat kekuatan besar dalam satu waktu. Tapi, menurutnya hal itu tidak realistis untuk kondisi saat ini.

(Tentara) tidak di tingkat yang dapat mengeksekusisecaramemuaskan, baik dari segi waktu danbiaya untuk tujuan militer,” katanya, seperti dikutip Mirror, Kamis (17/3/2016).


Dalam sidang Kongres terkait pengajuan anggarantahun fiskal 2017 untuk militer, Sekretaris Angkatan Udara; Deborah James, mengatakanbahwasetengah dari pasukan tempurnya tidak cukup siap untuk melawan negara seperti Rusia.


"Uang ini berguna untuk kesiapan, tetapi untuk melangkah dan melakukan pelatihan, itu adalah sama pentingnya,” ujar James.


Awal bulan ini, pihak Angkatan Udara AS mengatakan bahwa mereka kekurangan lebih dari 500 pilot pesawat tempur.


Belanja militer AS telahmeningkat tajam sejak serangan teror 9/11 dan itu telahmencatatkan AS sebagai negara dengan anggaran militer terbesar di dunia.


Pada tahun fiskal 2017, militer AS mengajukan anggaran USD148 miliar. Jumlah itu meningkat dari pengajuan tahun fiskal 2016 yakni sebesar USD146,9 miliar.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
28 menit yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
1 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
1 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
2 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
2 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved