Seruan Boikot Produk Israel Bersifat Luas

Kamis, 10 Maret 2016 - 20:15 WIB
Seruan Boikot Produk...
Seruan Boikot Produk Israel Bersifat Luas
A A A
JAKARTA - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir mengungkap perbedaan seruan boikot produk Israel di KTT Luar Biasa OKI di Jakarta, dengan seruan sejenis lainnya. Arrmanantha mengatakan, seruan sebelumnya bersifat sempit, sedangkan seruan ini bersifat luas.

"Yang harus dibedakan adalah seruan-seruan sebelumnya dengan seruan kali ini. Seruan kali ini mengajak masyarakat internasional, kalau seruan sebelumnya hanya mengajak negara-negara OKI dan Gerakan Non-Blok, sedangkan kali ini mengajak masyarakat internasional. Itu bedanya," ucap Arrmanantha pada Kamis (10/3).

Sementara itu, ketika disinggung apakah seruan boikot ini akan berdampak pada Israel, diplomat yang kerap disapa Tata itu menuturkan, dirinya tidak bisa memprediksi hal itu. Sebab, hal itu bergantung pada kebijkan setiap negara.

"Seberapa efektifnya, kita harus melihat dari kebijakan masing-masing negara. Contohnya seperti Uni Eropa yang punya mekanismenya sendiri," sambungnya.

"Saat ini juga ada beberapa aturan perdagangan, seperti di WTO. Mekanisme di Eropa mengenai labeling yang akhirnya menentukan konsumennya sendiri untuk membeli produk dari kawasan illegal, yang harus kita patuhi," pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tolak Aneksasi Israel,...
Tolak Aneksasi Israel, Dubes Palestina: Terima Kasih Indonesia
Kemlu Kutuk Pemboman...
Kemlu Kutuk Pemboman di Sekitar Rumah Sakit Indonesia
DPR Minta Indonesia...
DPR Minta Indonesia Inisiasi KTT Luar Biasa OKI Sikapi Serangan Israel ke Palestina
5 Rekomendasi Buku tentang...
5 Rekomendasi Buku tentang Palestina Berbahasa Indonesia
Indonesia Kutuk Keras...
Indonesia Kutuk Keras Serangan Brutal Israel ke RS di Gaza Palestina
RI Tegaskan Rencana...
RI Tegaskan Rencana Aneksasi Tepi Barat oleh Israel Ilegal
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
2 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
3 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
4 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
5 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
6 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved