Tembakkan Dua Rudal Balistik, Kim Jong-un Semakin Nekat

Kamis, 10 Maret 2016 - 07:52 WIB
Tembakkan Dua Rudal...
Tembakkan Dua Rudal Balistik, Kim Jong-un Semakin Nekat
A A A
SEOUL - Militer Korea Utara (Korut) menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke lepas pantai Laut Timur atau Laut Jepang dekat Kota Wonsan, pag ini (10/3/2016). Tembakan dua rudal itu menunjukkan kenekatan rezim Kim Jong-un setelah mengumumkan rudal balistiknya mulai dipasangi hulu ledak nuklir.

Militer Korea Selatan (Korsel) yang memantau penembakan rudal rezim Pyongyang mengatakan, dua rudal balistik Korut melesat sejauh 500 km (30 mil).


Korut memiliki cadangan rudal jarak pendek dalam jumlah melimpah dan terus mengembangkan rudal jarak jauh dan rudal antarbenua.



Manuver terbaru rezim Kim Jong-un ini semakin memanaskan ketegangan di Semenanjung Korea, di mana Amerika Serikat (AS) dan Korsel menggelar latihan perang besar-besaran dengan mensimulasikan invasi terhadap Korut.

Pekan lalu, Korut telah menembakkan enam rudal ke Laut Jepang menggunakan sistem peluncur roket (MLRS) dari Wonsan. Penemabakan enam rudal itu diawasi langsung oleh pemimpin Korut, Kim Jong-un yang telah memerintahkan militernya untuk menyiagakan semua senjata nuklir untuk siap menyerang musuh setiap saat.

Kemarin, Kim Jong-un telah mengumumkan bahwa militernya telah memasang hulu ledak nuklir di rudal-rudal balistik. Jika rudal itu ditembakkan, efeknya tak jauh beda dengan ledakan miniatur bom hidrogen yang pernah diuji coba Korut pada 6 Januari 2016 lalu.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, menolak untuk mengomentari pengumuman dari Kim Jong-un itu. Namun, dia menuduh pernyataan Kim Jong-un itu sebagai “retorika provokatif”.

Saya akan mengatakan bahwa pemuda itu perlu membayar lebih untuk memperhatikan rakyat Korea Utara dan merawat mereka ketimbang mengejar semacam kemampuan yang sembrono ini,” kata John Kirby, seperti dikutip Reuters.
Pentagon masih meremehkan kemampuan hulu ledak nuklir Korut. Kendati demikian, juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis, mengatakan, pertahanan rudal balistik AS tetap harus disiapkan.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
14 menit yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
1 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
2 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
3 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
4 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved