Turki: Rusia Gunakan Kami untuk Tutupi Kebusukan Mereka
Kamis, 03 Maret 2016 - 17:44 WIB
Turki: Rusia Gunakan Kami untuk Tutupi Kebusukan Mereka
A
A
A
ANKARA - Pemerintah Turki menilai Rusia saat ini tengah menggunakan Turki untuk menutupi kejahatan perang yang dilakukan di Suriah. Rusia terus menggiring opini publik, bahwa Turki adalah penjahat dalam konflik di Suriah, sehingga kejahatan yang dilakukan Rusia tidak tercium.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Tanju Bilgic, menuturkan klaim demi klaim yang dilontarkan Rusia, termasuk klaim terbaru yang menyebut Turki menggunakan konvoi bantuan kemanusiaan untuk mengirim senjata ke Suriah. Tuduhan itu dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian dunia dari kejahatan yang dilakukan Rusia di Suriah.
"Klaim Rusia yang menyebut Turki menyelundupkan senjata ke Suriah melalui konvoi bantuan tidak pernah dianggap serius oleh Turki, dan ini dirancang untuk menutupi kejahatan perang Rusia," kata Bilgic, seperti dilansir Unian pada Kamis (3/3).
Di kesempatan yang sama juga menyampaikan pembelaan atas serangan mereka lakukan terhadap Suriah selama gencatan senjata. Dirinya mengatakan bahwa serangan itu adalah sah, karena menargetkan kelompok teroris di Suriah.
Dirinya menegaskan, satu-satunya target serangan Turki di Suriah sejak awal gencatan senjata pada akhir pekan ini adalah ISIS. Sebaliknya, kata Bilgic, pemerintah Suriah dan Rusia telah melakukan pemboman sejak gencatan senjata dimulai.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Tanju Bilgic, menuturkan klaim demi klaim yang dilontarkan Rusia, termasuk klaim terbaru yang menyebut Turki menggunakan konvoi bantuan kemanusiaan untuk mengirim senjata ke Suriah. Tuduhan itu dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian dunia dari kejahatan yang dilakukan Rusia di Suriah.
"Klaim Rusia yang menyebut Turki menyelundupkan senjata ke Suriah melalui konvoi bantuan tidak pernah dianggap serius oleh Turki, dan ini dirancang untuk menutupi kejahatan perang Rusia," kata Bilgic, seperti dilansir Unian pada Kamis (3/3).
Di kesempatan yang sama juga menyampaikan pembelaan atas serangan mereka lakukan terhadap Suriah selama gencatan senjata. Dirinya mengatakan bahwa serangan itu adalah sah, karena menargetkan kelompok teroris di Suriah.
Dirinya menegaskan, satu-satunya target serangan Turki di Suriah sejak awal gencatan senjata pada akhir pekan ini adalah ISIS. Sebaliknya, kata Bilgic, pemerintah Suriah dan Rusia telah melakukan pemboman sejak gencatan senjata dimulai.
(esn)