Kemlu: Tidak Ada Travel Warning dari Australia
Kamis, 25 Februari 2016 - 21:32 WIB
Kemlu: Tidak Ada Travel Warning dari Australia
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia menuturkan, Australia tidak pernah mengeluarkan travel warning ke Indonesia. Australia hanya mengeluarkan travel advice ke Indonesia.
Seperti diketahui, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia baru saja mengeluarkan pernyataan yang meminta warga Australia di Indonesia, khususnya di Bali untuk tetap waspada. Ini dikarenakan Australia menduga akan adanya serangan teroris di Indonesia.
DFAT mengatakan bahwa mereka terus menerima informasi yang menunjukkan serangan teroris sedang direncanakan di seluruh Indonesia. Langkah-langkah keamanan Indonesia yang meningkat, lanjut DFAT, juga menggarisbawahi bahwa ancaman teroris sedang berlangsung.
"Bukan travel warning, hanya travel advice ke Indonesia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir dalam briefing mingguan Kemlu pada Kamis (25/2).
Arrmanantha juga mengatakan, otoritas keamanan Indonesia dan Australia terus melakukan koordinasi terkait hal ini. "Otoritas keamanan kita terus bekerja dan waspada. Berdasarkan info tadi pagi, mereka tidak menyampaikan kepada kita indikasi adanya peningkatan teroris," sambungnya.
Seperti diketahui, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia baru saja mengeluarkan pernyataan yang meminta warga Australia di Indonesia, khususnya di Bali untuk tetap waspada. Ini dikarenakan Australia menduga akan adanya serangan teroris di Indonesia.
DFAT mengatakan bahwa mereka terus menerima informasi yang menunjukkan serangan teroris sedang direncanakan di seluruh Indonesia. Langkah-langkah keamanan Indonesia yang meningkat, lanjut DFAT, juga menggarisbawahi bahwa ancaman teroris sedang berlangsung.
"Bukan travel warning, hanya travel advice ke Indonesia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir dalam briefing mingguan Kemlu pada Kamis (25/2).
Arrmanantha juga mengatakan, otoritas keamanan Indonesia dan Australia terus melakukan koordinasi terkait hal ini. "Otoritas keamanan kita terus bekerja dan waspada. Berdasarkan info tadi pagi, mereka tidak menyampaikan kepada kita indikasi adanya peningkatan teroris," sambungnya.
(esn)