Ditipu, Gadis Remaja Swedia Terjebak di Sarang ISIS
Rabu, 24 Februari 2016 - 20:33 WIB
Ditipu, Gadis Remaja Swedia Terjebak di Sarang ISIS
A
A
A
ARBIL - Pasukan Kurdi Irak berhasil menyelamatkan seorang gadis remaja Swedia berusia 16 tahun yang ditipu untuk pergi ke wilayah yang dikuasai oleh kelompok Negara Islam Irak Suriah atau ISIS di Irak.
"Dia ditipu oleh anggota ISIS di Swedia untuk melakukan perjalanan ke Suriah dan kemudian ke Mosul," bunyi pernyataan pemerintah Kurdi Irak seperti dikutip dari laman 9News, Rabu (24/2/2016).
"Dewan Keamanan Kurdistan Regional dihubungi oleh otoritas dan anggota keluarganya di Swedia untuk membantu menemukan dan menyelamatkan dia dari ISIS," demikian pernyataan pemerintah Kurdi Irak.
Pernyataan itu menyatakan jika gadis remaja asal kota Boras, Swedia itu diselamatkan pada tanggal 17 Februari lalu. Namun, tidak disebutkan lokasi penyelamatan terhadap gadis remaja tersebut.
Tapi seorang pejabat senior keamanan Kurdi dalam kondisi anonim kepada AFP menyebutkan bahwa operasi penyelamatan dilakukan di Mosul. "Operasi itu dilakukan diam-diam di Mosul, tanpa bentrokan atau penangkapan orang bersenjata," menurut pejabat itu.
"Otoritas Swedia terus melakukan kontak dengan gadis dan mengorganisir operasi untuk menyelamatkannya bekerjasama dengan pemerintah daerah," kata pejabat itu.
"Dia ditipu oleh anggota ISIS di Swedia untuk melakukan perjalanan ke Suriah dan kemudian ke Mosul," bunyi pernyataan pemerintah Kurdi Irak seperti dikutip dari laman 9News, Rabu (24/2/2016).
"Dewan Keamanan Kurdistan Regional dihubungi oleh otoritas dan anggota keluarganya di Swedia untuk membantu menemukan dan menyelamatkan dia dari ISIS," demikian pernyataan pemerintah Kurdi Irak.
Pernyataan itu menyatakan jika gadis remaja asal kota Boras, Swedia itu diselamatkan pada tanggal 17 Februari lalu. Namun, tidak disebutkan lokasi penyelamatan terhadap gadis remaja tersebut.
Tapi seorang pejabat senior keamanan Kurdi dalam kondisi anonim kepada AFP menyebutkan bahwa operasi penyelamatan dilakukan di Mosul. "Operasi itu dilakukan diam-diam di Mosul, tanpa bentrokan atau penangkapan orang bersenjata," menurut pejabat itu.
"Otoritas Swedia terus melakukan kontak dengan gadis dan mengorganisir operasi untuk menyelamatkannya bekerjasama dengan pemerintah daerah," kata pejabat itu.
(ian)