UE: Serangan Rusia di Suriah Perburuk Keadaan
Selasa, 09 Februari 2016 - 20:15 WIB
UE: Serangan Rusia di Suriah Perburuk Keadaan
A
A
A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) menilai serangan yang dilakukan Rusia di Suriah telah memperburuk situasi di negara tersebut. Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Dewan Eropa Donald Tusk.
Tusk menuturkan, serangan udara yang dilancarkan Rusia benar-benar ditujukan untuk memperkuat posisi Bashar al-Assad, dengan terus menurus melakukan serangan terhadap basis pemberontak Suriah.
"Tindakan Rusia di Suriah membuat situasi yang sudah sangat buruk di negara tersebut, bahkan menjadi lebih buruk," kata Tusk dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (9/2).
Dirinya juga menyalahkan Rusia atas eksodus besar-besaran pengungsi, baik ke Turki ataupun ke Eropa. Menurutnya, eksodus pengungsi ini adalah dampak tidak langsung dari serangan yang dilancarkan Rusia di Suriah.
"Sebagai konsekuensi langsung dari kampanye militer Rusia, rezim Assad mendapatkan tanah, oposisi Suriah yang moderat kehilangan tanah dan ribuan pengungsi melarikan diri ke arah Turki dan Eropa," sambungnya.
![]()
Tusk menuturkan, serangan udara yang dilancarkan Rusia benar-benar ditujukan untuk memperkuat posisi Bashar al-Assad, dengan terus menurus melakukan serangan terhadap basis pemberontak Suriah.
"Tindakan Rusia di Suriah membuat situasi yang sudah sangat buruk di negara tersebut, bahkan menjadi lebih buruk," kata Tusk dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (9/2).
Dirinya juga menyalahkan Rusia atas eksodus besar-besaran pengungsi, baik ke Turki ataupun ke Eropa. Menurutnya, eksodus pengungsi ini adalah dampak tidak langsung dari serangan yang dilancarkan Rusia di Suriah.
"Sebagai konsekuensi langsung dari kampanye militer Rusia, rezim Assad mendapatkan tanah, oposisi Suriah yang moderat kehilangan tanah dan ribuan pengungsi melarikan diri ke arah Turki dan Eropa," sambungnya.