Gara-gara Turban, Pria Ini Dilarang ke AS

Selasa, 09 Februari 2016 - 21:02 WIB
Gara-gara Turban, Pria...
Gara-gara Turban, Pria Ini Dilarang ke AS
A A A
NEW YORK - Seorang aktor dan juga perancang busana keturunan India-Amerika, Waris Ahluwalia dilaporkan telah dilarang untuk terbang ke Amerika Serikat (AS), karena dia menggunakan turban. Turban adalah penutup kepala yang biasa digunakan oleh warga India, atau Arab.

Dalam akun instargramnya Ahluwalia mengatakan, bahwa maskapai penerbangan Aeromexico melarang dirinya naik pesawat yang akan membawanya ke New York. Alasannya, karena Ahluwalia enggan melepas turban yang dia kenakan.

"Pagi ini di Mexico City saya diberitahu bahwa aya tidak bisa naik pesawat Aeromexico ke New York karena turban saya," tulis Ahluwalia dalam akun instagramnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (9/2).

"Untuk pekan mode New York, saya mungkin sedikit terlambat karena Aeromexico tidak akan membiarkan saya terbang dengan turban. Jangan memulai acara tanpa saya," sambungnya.

Aeromexico sendiri langsung merespon keluhan yang disampaikan oleh Ahluwalia tersebut. Dalam sebuah pernyataan Aeromexico bahwa mereka hanya mengikuti persyaratan federal soal keamanan yang ditentukan oleh dministrasi Keamanan Transportasi Amerika Serikat (AS).

"Kami menyesalkan ketidaknyamanan yang penumpang yang mungkin akan merasakan dari penerapan prosedur ini dan kami berjanji untuk dapat membawa semua penumpang apapun keyakinan agama mereka," kata Aeromexico dalam pernyatannya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
34 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved