Tanam Bom Waktu Kehancuran Soviet, Putin Kecam Lenin

Selasa, 26 Januari 2016 - 13:07 WIB
Tanam Bom Waktu Kehancuran...
Tanam Bom Waktu Kehancuran Soviet, Putin Kecam Lenin
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam pemimpin Komunis Vladimir Lenin yang dia anggap menanam “bom waktu” kehancuran Uni Soviet. Kecaman Putin itu disampaikan saat menanggapi pertanyaan di forum yang membahas tentang warisan Lenin dan Revolusi Komunis tahun 1917.


Putin menyalahkan Lenin yang sewenang-wenang mengumbar hak konstituennya untuk memisahkan diri dari Soviet. Itu benar (untuk memisahkan diri) adalah bom waktu yang ditanam di bawah kenegaraan kita. Inilah yang menyebabkan perpisahan akhir negara,” kata Putin, seperti dikutip kantor berita Itar-Tass, Selasa (26/1/2016).


Lenin yang meletakkan dasar Komunis sebagai partai tunggal bagi Uni Soviet menjadi subjek dari banyak perdebatan sejarah. Dia memimpin Sovie–dan kini bernama Rusiapada 1917-1924. Pemerintahan Lenin telah menghasilkan pergolakan sosial dari massa yang pada akhirnya negara itu menjadi Rusia.

Putin juga mengecam dukungan Lenin untuk pembersihan keluarga kerajaan Tsar Nicholas II, para ulama dan lawan-lawan politik selama Teror Merah dari 1917-1918.


Mengapa mereka membunuh Dr Botkin (dokter keluarga kerajaan), mengapa mereka membunuh hamba, orang-orang asal proletar? Untuk apa? Hanya demi menyembunyikan kejahatan,” kata Putin.

Dia juga menceritakan konsesi besar Bolshevik soal penyerahan wilayah ke Jerman dalam Perang Dunia I, yang mencatat Rusia sebagai “negara pecundang".


Putin juga ditanya perihal nasib jasad Lenin di Moskow Red Square. Sebuah jajak pendapat tahun 2012 mengungkap bahwa lebih dari setengah penduduk Rusia ingin jasad Lenin dihilangkan dari area itu dan dikuburkan.

Cara saya melihat masalah ini harus dengan pendekatan hati-hati. Tidak boleh ada langkah-langkah yang mungkin memecah masyarakat kita," kata Putin. Sebaliknya, itu harus dikonsolidasikan,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
39 menit yang lalu
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
1 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
2 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
3 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
12 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
14 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved