Turki Tuding Manuver Rusia Ancam Pembicaraan Damai Suriah
Kamis, 21 Januari 2016 - 22:22 WIB
Turki Tuding Manuver Rusia Ancam Pembicaraan Damai Suriah
A
A
A
DAVOS - Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu menuding Rusia telah membahayakan pembicaraan damai Suriah. Pasalnya, Rusia memaksakan kelompok milisi Kurdi YPG untuk ikut dalam pembicaraan damai. Turki menilai, YPG adalah kelompok teroris yang tidak mempunyai tempat dalam pembicaraan itu.
"Beberapa kalangan, termasuk Rusia, ingin merusak sisi oposisi dengan menempatkan beberapa elemen lain, seperti YPG yang telah bekerjasama dengan rezim pemerintah Suriah dan menyerang oposisi moderat," kata Davutoglu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/1/2016).
Davutoglu mengaku prihatin dengan pengaruh YPG, yang telah melintasi perbasatan Suriah, dan mendapat dukungan dari Washington untuk memerangi ISIS. Dikhawatirkan, ekspansi ini akan terus berlanjut yang akan memicu pemberontakan kelompok Kurdi.
Menurut Davutoglu, kelompok oposisi harus memutuskan sendiri siapa yang akan mewakili mereka dalam pembicaraan damai di Jenewa, yang akan dihelat akhir Januari nanti.
"Turki akan mendukung segala bentuk inisiatif untuk solusi politik di Suriah, kecuali satu-satunya kriteria yang kita inginkan adalah oposisi moderat harus diwakili oleh kemauan dan inisiatif mereka sendiri. Tidak boleh representasi dari kelompok teroris," tegas Davutoglu.
"Beberapa kalangan, termasuk Rusia, ingin merusak sisi oposisi dengan menempatkan beberapa elemen lain, seperti YPG yang telah bekerjasama dengan rezim pemerintah Suriah dan menyerang oposisi moderat," kata Davutoglu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/1/2016).
Davutoglu mengaku prihatin dengan pengaruh YPG, yang telah melintasi perbasatan Suriah, dan mendapat dukungan dari Washington untuk memerangi ISIS. Dikhawatirkan, ekspansi ini akan terus berlanjut yang akan memicu pemberontakan kelompok Kurdi.
Menurut Davutoglu, kelompok oposisi harus memutuskan sendiri siapa yang akan mewakili mereka dalam pembicaraan damai di Jenewa, yang akan dihelat akhir Januari nanti.
"Turki akan mendukung segala bentuk inisiatif untuk solusi politik di Suriah, kecuali satu-satunya kriteria yang kita inginkan adalah oposisi moderat harus diwakili oleh kemauan dan inisiatif mereka sendiri. Tidak boleh representasi dari kelompok teroris," tegas Davutoglu.
(ian)