Daratkan Pesawat di Spratly, Vietnam Beri China Peringatan Kedua
Jum'at, 08 Januari 2016 - 18:30 WIB
Daratkan Pesawat di Spratly, Vietnam Beri China Peringatan Kedua
A
A
A
HANOI - Vietnam kembali memberi China peringatan setelah negara Tirai Bambu itu mendaratkan pesawat di Kepulauan Spratly di Laut China Selatan. Vietnam menyatakan, apa yang dilakukan oleh China telah mengancam perdamaian.
"Pendaratan adalah pelanggaran serius terhadap kedaulatan Vietnam dan mengancam perdamaian serta stabilitas kawasan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vietnam, Le Hai Binh, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (8/1/2016).
Binh mengatakan, Vietnam telah meminta China untuk segera mengakhiri aksi-aksi serupa yang bisa memperluas dan memperumit sengketa di Laut China Selatan.
Sebelumnya, media China mengatakan, dua pesawat sipil mendarat di salah satu pulau karang Fiery Cross yang menjadi bagian dari gugusan Kepulauan Spratly. Kepulauan Spratly adalah kumpulan pulau buatan yang dibangun oleh China di Laut China Selatan. (Baca juga: Lagi, China Daratkan Pesawat di Pulau Sengketa Laut China Selatan)
China telah mengklaim secara sepihak hampir seluruh kawasan Laut China Selatan. Klaim ini menimbulkan sengketa dengan Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei dan Taiwan yang mengaku juga mempunyai hak atas kawasan tersebut.
"Pendaratan adalah pelanggaran serius terhadap kedaulatan Vietnam dan mengancam perdamaian serta stabilitas kawasan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vietnam, Le Hai Binh, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (8/1/2016).
Binh mengatakan, Vietnam telah meminta China untuk segera mengakhiri aksi-aksi serupa yang bisa memperluas dan memperumit sengketa di Laut China Selatan.
Sebelumnya, media China mengatakan, dua pesawat sipil mendarat di salah satu pulau karang Fiery Cross yang menjadi bagian dari gugusan Kepulauan Spratly. Kepulauan Spratly adalah kumpulan pulau buatan yang dibangun oleh China di Laut China Selatan. (Baca juga: Lagi, China Daratkan Pesawat di Pulau Sengketa Laut China Selatan)
China telah mengklaim secara sepihak hampir seluruh kawasan Laut China Selatan. Klaim ini menimbulkan sengketa dengan Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei dan Taiwan yang mengaku juga mempunyai hak atas kawasan tersebut.
(ian)