Merasa Ditampar AS, Iran Bakal Bikin Rudal yang Melesat 5.000 Km

Sabtu, 02 Januari 2016 - 07:49 WIB
Merasa Ditampar AS,...
Merasa Ditampar AS, Iran Bakal Bikin Rudal yang Melesat 5.000 Km
A A A
TEHERAN - Iran merespons cepat ancaman sanksi baru yang akan dijatuhkan Amerika Serikat (AS) atas tuduhan Iran menguji coba rudal balistik yang bisa membawa hulu ledak nuklir. Iran yang merasa “ditampar” AS tidak gentar dan justru akan mengembangkan rudal yang bisa melesat sejauh 5.000 kilometer (km).

Kesiapan Iran mengembangkan rudal berdaya jangkau sejauh itu terungkap dari surat yang ditulis Sekretaris Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaei. Surat itu muncul beberapa menit setelah Gedung Putih menunda penjatuhan sanksi baru terhadap Teheran.

Iran telah membongkar ribuan sentrifugal untuk membuktikan haknya guna memperkaya uranium. Sanksi baru datang sebagai tamparan untuk negara kita,” kata Rezaei dalam sebuah surat untuk Presiden Iran, Hassan Rouhani, seperti dikutip kantor berita Mehr, semalam.

AS akan menyesali perilakunya dan menyadari bahwa tindakan tersebut tidak ada manfaatnya,” lanjut Rezaei. Rezaei juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rouhani yang dengan cepat merespons ancaman AS.


(Baca: Lawan Ancaman AS, Rouhani Minta Iran Perluas Program Rudal)


Sanksi baru dari Washington sejatinya telah disiapkan oleh Departemen Keuangan AS. Sanksi itu menargetkan sekitar 12 perusahaan dan individu yang dianggap berperan dan mendukung program rudal Iran.

Sebagai tanggapan, Presiden Rouhani memerintahkan Menteri Pertahanan-nya untuk memperluas program rudal Iran. Menurut Rouhani, negaranya memiliki hal untuk terus mengembangkan rudal, karena setiap rudal Iran dibuat tidak untuk membawa hulu ledak nuklir.

Rudal canggih Iran dilaporkan bisa menimbulkan ancaman terhadap Kamp Guntur Cove, di sebuah pangkalan udara kecil yang terisolasi di Samudera Hindia. Ancaman AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran dipicu oleh uji coba rudal balitik Iran pada bulan Oktober 2015. Uji coba itu dianggap melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, yang memerintahkan pembatasan pengembangan rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir.


Namun, secara mengejutkan Gedung Putih memilih menundan penjatuhan sanksi terhadap Teheran. Hal itu membuat Kongres AS marah.

(Baca juga: Gedung Putin Plinplan soal Iran, Kongres AS Meradang)
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
1 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
2 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
5 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
9 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
10 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved