Pabrik Gas di Nigeria Meledak, 100 Lebih Tewas
Jum'at, 25 Desember 2015 - 20:04 WIB
Pabrik Gas di Nigeria Meledak, 100 Lebih Tewas
A
A
A
ABUJA - Sebuah ledakan besar di pabrik gas terjadi di sebelah tenggara Nigeria. Ratusan orang dikabarkan menjadi korban akibat ledakan yang terjadi pada malam natal itu.
Seorang saksi mata, Emepa Peters mengatakan, kebakaran terjadi ketika sebuah truk tangki yang telah selesai mengisi gas di pabrik itu pergi tanpa melewati proses pendinginan terlebih dahulu.
"Ledakan tersebut seperti sebuah bom dan seluruh bagian pompa bensin tersebut langsung diselubungi asap hitam yang berasal dari ledakan tabung gas. Banyak orang yang tewas dan sebagian besar dari mereka adalah yang tengah mengantri untuk mengisi ulang gas," katanya seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (25/12/2015).
Para korban tewas dan yang terluka akibat peristiwa ledakan pabrik gas milik Inter Corp Oil Limited tersebut dibawa ke Teaching Hospital Nnamdi Azikiwe University di Nnewi seperti dilaporkan oleh BBC. Meski begitu, hingga saat ini jumlah korban tewas belum dapat diketahui dengan pasti.
Kantor berita AFP mengatakan setidaknya dua orang tewas, sementara reporter dari Associated Press mengatakan 100 orang tewas akibat ledakan tersebut.
Seorang saksi mata, Emepa Peters mengatakan, kebakaran terjadi ketika sebuah truk tangki yang telah selesai mengisi gas di pabrik itu pergi tanpa melewati proses pendinginan terlebih dahulu.
"Ledakan tersebut seperti sebuah bom dan seluruh bagian pompa bensin tersebut langsung diselubungi asap hitam yang berasal dari ledakan tabung gas. Banyak orang yang tewas dan sebagian besar dari mereka adalah yang tengah mengantri untuk mengisi ulang gas," katanya seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (25/12/2015).
Para korban tewas dan yang terluka akibat peristiwa ledakan pabrik gas milik Inter Corp Oil Limited tersebut dibawa ke Teaching Hospital Nnamdi Azikiwe University di Nnewi seperti dilaporkan oleh BBC. Meski begitu, hingga saat ini jumlah korban tewas belum dapat diketahui dengan pasti.
Kantor berita AFP mengatakan setidaknya dua orang tewas, sementara reporter dari Associated Press mengatakan 100 orang tewas akibat ledakan tersebut.
(ian)