Hindari Insiden di Perbatasan, Rusia-Inggris Bertemu di Moskow
Jum'at, 18 Desember 2015 - 16:59 WIB
Hindari Insiden di Perbatasan, Rusia-Inggris Bertemu di Moskow
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pejabat senior militer Inggris telah bertemu dengan kompatriotnya asal Rusia di Moskow. Pertemuan para pejabat militer kedua negara ini untuk membahas cara terbaik untuk menghindari insiden militer kedua negara di laut dan di udara.
"Kami tengah membahas pertanyaan tentang bagaimana membangun komunikasi relevan yang cepat antara militer Rusia dengan Inggris untuk menghindari insiden di laut dan di udara," begitu bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (18/12/2015).
Kementerian Pertahanan Rusia sendiri menggambarkan pertemuan tersebut, yang diikuti oleh Letnan Jenderal Igor Makushev dan Marsekal Sir Stuart Peach, berlangsung dengan konstruktif. Pertemuan ini terjadi atas permintaan dari Inggris.
Sebelumnya, Inggris mengeluhkan sejumlah insiden yang melibatkan pesawat pembom Rusia di dekat wilayah perbatasan mereka yang terkadang mengganggu penerbangan komersial. Selain itu, kapal perang Rusia juga kerap berlayar di perairan Inggris, sehingga membuat Angkatan Laut Inggris terpaksa mengawal mereka keluar dari perairan negara tersebut.
Insiden terbaru yang melibatkan kedua negara terjadi pada 20 November lalu. Saat itu, pesawat tempur Typhoon milik Inggris mencegat pesawat dua pesawat pembom milik Rusia TU-160 di dekat wilayah udara Inggris di Samudera Atlantik. (Baca juga: Jet Tempur Inggris Usir Pesawat Pembom Rusia)
"Kami tengah membahas pertanyaan tentang bagaimana membangun komunikasi relevan yang cepat antara militer Rusia dengan Inggris untuk menghindari insiden di laut dan di udara," begitu bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (18/12/2015).
Kementerian Pertahanan Rusia sendiri menggambarkan pertemuan tersebut, yang diikuti oleh Letnan Jenderal Igor Makushev dan Marsekal Sir Stuart Peach, berlangsung dengan konstruktif. Pertemuan ini terjadi atas permintaan dari Inggris.
Sebelumnya, Inggris mengeluhkan sejumlah insiden yang melibatkan pesawat pembom Rusia di dekat wilayah perbatasan mereka yang terkadang mengganggu penerbangan komersial. Selain itu, kapal perang Rusia juga kerap berlayar di perairan Inggris, sehingga membuat Angkatan Laut Inggris terpaksa mengawal mereka keluar dari perairan negara tersebut.
Insiden terbaru yang melibatkan kedua negara terjadi pada 20 November lalu. Saat itu, pesawat tempur Typhoon milik Inggris mencegat pesawat dua pesawat pembom milik Rusia TU-160 di dekat wilayah udara Inggris di Samudera Atlantik. (Baca juga: Jet Tempur Inggris Usir Pesawat Pembom Rusia)
(ian)