Qatar Panik, Anggota Keluarga Kerajaan Diculik 100 Pria Bersenjata

Kamis, 17 Desember 2015 - 10:32 WIB
Qatar Panik, Anggota...
Qatar Panik, Anggota Keluarga Kerajaan Diculik 100 Pria Bersenjata
A A A
DOHA - Pemerintah Qatar panik setelah 26 warganya termasuk anggota keluarga Kerajaan Qatar diculik oleh sekitar 100 pria bersenjata. Mereka diculik dari kamp saat berburu di sebuah padang gurun di Irak.

Penculikan terjadi di dekat perbatasan Irak dan Arab Saudi pada Rabu dini hari (16/12/2015) waktu setempat. Kepolisian Qatar telah mengkonfirmasi penculikan tersebut. Menurut pihak kepolisian, pasukan keamanan Irak telah meluncurkan operasi pencarian berskala luas untuk menyelamatkan 26 warga Qatar.

Sebuah kelompok bersenjata mengendarai puluhan truk pickup menculik setidaknya 26 pemburu Qatar dari kamp mereka di daerah Busaya di padang pasir Samawa, dekat perbatasan Saudi,” kata Gubernur Samawa, Falihal-Zayady, seperti dikutip dari Daily Mirror.


Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan itu. Pemburu dari berbagai negara-negara Teluk yang kaya sering melakukan perjalanan ke gurun pasir Irak selatan pada tahun ini.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar, mengkonfirmasi bahwa, sekelompok warganya diculik di Irak saat dalam perjalanan berburu. Kementerian itu tidak menyebutkan berapa banyak warga Qatar yang diculik.


Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu mengatakan sedang bekerja dengan Pemerintah Irak untuk membebaskan mereka "secepat mungkin". Para pemburu asal Qatar itu memasuki wilayah Irak dengan izin dari Kementerian Dalam Negeri Irak.


Seorang kolonel polisi Samawa, yang berbicara dengan syarat anonim, membenarkan ada sekitar 100 pria bersenjata yang menculik beberapa warga Qatar. ”Kita berbicara tentang setidaknya 100 pria bersenjata ringan dan senjata menengah yang masuk ke kamp (warga) Qatar dan menculik para pemburu di sekitar pukul 03.00 waktu setempat pada hari Rabu,” katanya.

Laporan lain dari petugas polisi menyebut para pria bersenjata melarikan diri dengan tawanan ke wilayah utara dari Provinsi Nassiriya, sekitar 300 km (185 mil) dari Baghdad.


Kementerian Dalam Negeri Irak dalam pernyataan mengatakan polisi Irak sedang bekerja untuk menemukan para penculik. ”Para pemburu yang bergerak di daerah gurun yang luas dan tidak mematuhi instruksi Kementerian Dalam Negeri agar tidak meninggalkan daerah aman,” bunyi pernyataan kementerian itu.
(mas)
Berita Terkait
Qatar dan Irak Larang...
Qatar dan Irak Larang Pangkalan Udara Mereka Digunakan Menyerang Iran
Daftar Tim Lolos 16...
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Asia 2023
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Indonesia vs Irak, Shin...
Indonesia vs Irak, Shin Tae Yong Targetkan Lolos Babak 16 Besar AFC Asian Cup Qatar 2023
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
36 menit yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
1 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
2 jam yang lalu
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
5 jam yang lalu
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
6 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved