Pentagon Pastikan Serangan Udara AS Tewaskan Pentolan ISIS
Selasa, 08 Desember 2015 - 17:16 WIB
Pentagon Pastikan Serangan Udara AS Tewaskan Pentolan ISIS
A
A
A
WASHINGTON - Pentagon membenarkan jika serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat (AS) pada bulan lalu menewaskan seorang petinggi ISIS di Libya.
Pentagon mengatakan, Abu Nabil, seorang militan yang memimpin operasi ISIS di Libya, tewas pada serangan bulan November lalu dan menjadi target operasi dari serangan tersebut. (Baca juga: Serangan Udara AS Tewaskan Pentolan ISIS Libya)
"Meskipun bukan serangan pertama AS terhadap teroris di Libya, namun ini adalah serangan pertama AS terhadap pemimpin ISIS di Libya dan hal ini menunjukkan kita akan mengikuti kemana pun mereka beroperasi," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook seperti dikutip dari laman Al Bawaba, Selasa (8/12/2015).
AS melakukan serangan udara tersebut bertepatan dengan serangan teroris di Paris, Prancis yang menewaskan 130 orang. Saat itu, serangan udara Amerika Serikat (AS) yang menyasar basis ISIS di Libya yang berada di wilayah Derna.
Abu Nabil dikenal juga sebagai Wissam Najm Abd Zayd al-Zubaydi. Ia diidentifikasi sebagai sosok yang muncul dalam video pembunuhan Kristen Koptik di Libya beberapa waktu lalu.
Pentagon mengatakan, Abu Nabil, seorang militan yang memimpin operasi ISIS di Libya, tewas pada serangan bulan November lalu dan menjadi target operasi dari serangan tersebut. (Baca juga: Serangan Udara AS Tewaskan Pentolan ISIS Libya)
"Meskipun bukan serangan pertama AS terhadap teroris di Libya, namun ini adalah serangan pertama AS terhadap pemimpin ISIS di Libya dan hal ini menunjukkan kita akan mengikuti kemana pun mereka beroperasi," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook seperti dikutip dari laman Al Bawaba, Selasa (8/12/2015).
AS melakukan serangan udara tersebut bertepatan dengan serangan teroris di Paris, Prancis yang menewaskan 130 orang. Saat itu, serangan udara Amerika Serikat (AS) yang menyasar basis ISIS di Libya yang berada di wilayah Derna.
Abu Nabil dikenal juga sebagai Wissam Najm Abd Zayd al-Zubaydi. Ia diidentifikasi sebagai sosok yang muncul dalam video pembunuhan Kristen Koptik di Libya beberapa waktu lalu.
(ian)