Tikam Polisi Israel, Pria Palestina Ditembak Mati
Minggu, 29 November 2015 - 17:10 WIB
Tikam Polisi Israel, Pria Palestina Ditembak Mati
A
A
A
YERUSALEM - Seorang pria Palestina menikam seorang perwira polisi Israel di Yerusalem. Ia pun langsung ditembak mati oleh pasukan keamanan Israel lainnya yang berada di lokasi.
Juru bicara polisi Israel, Luba Samri mengatakan, seorang pria Palestina berusia 38 tahun berjalan diantara dua petugas polisi Israel di dekat gerbang ke arah kota tua. Ia lantas berteriak "Allahu Akbar" sebelum menghujam salah satu petugas polisi tepat di lehernya.
Petugas lain langsung melepaskan tembakan dan menembak mati pelaku. Sebilah pisau ditemukan dari tangan pelaku, seperti dikutip dari laman Washington Post, Minggu (29/11/2015).
Tercatat, 19 orang Israel tewas dalam sejumlah serangan yang dilakukan oleh warga Palestina sejak pertengahan September lalu. Kebanyakan dari mereka adalah korban aksi penikaman yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Palestina.
Sementara itu, setidaknya 97 warga Palestina tewas, dimana 62 diantaranya ditembak mati oleh polisi Israel karena melakukan aksi penyerangan. Sedangkan sisanya tewas akibat terlibat bentrok dengan pasukan Israel.
Israel menyatakan bahwa aksi penyerangan tersebut merupakan buah dari hasutan yang dilakukan oleh para pemimpin Palestina dan aksi provokasi di situs media sosial.
Namun, pihak Palestina mengatakan bahwa aksi penyerangan itu muncul sebagai bentuk untuk mendapatkan kemerdekanaan setelah bertahun-tahun upaya perdamaian selalu gagal.
Juru bicara polisi Israel, Luba Samri mengatakan, seorang pria Palestina berusia 38 tahun berjalan diantara dua petugas polisi Israel di dekat gerbang ke arah kota tua. Ia lantas berteriak "Allahu Akbar" sebelum menghujam salah satu petugas polisi tepat di lehernya.
Petugas lain langsung melepaskan tembakan dan menembak mati pelaku. Sebilah pisau ditemukan dari tangan pelaku, seperti dikutip dari laman Washington Post, Minggu (29/11/2015).
Tercatat, 19 orang Israel tewas dalam sejumlah serangan yang dilakukan oleh warga Palestina sejak pertengahan September lalu. Kebanyakan dari mereka adalah korban aksi penikaman yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Palestina.
Sementara itu, setidaknya 97 warga Palestina tewas, dimana 62 diantaranya ditembak mati oleh polisi Israel karena melakukan aksi penyerangan. Sedangkan sisanya tewas akibat terlibat bentrok dengan pasukan Israel.
Israel menyatakan bahwa aksi penyerangan tersebut merupakan buah dari hasutan yang dilakukan oleh para pemimpin Palestina dan aksi provokasi di situs media sosial.
Namun, pihak Palestina mengatakan bahwa aksi penyerangan itu muncul sebagai bentuk untuk mendapatkan kemerdekanaan setelah bertahun-tahun upaya perdamaian selalu gagal.
(ian)