Bear, Blackjack dan Blinder, 3 Andalan Baru Rusia Hadapi ISIS

Rabu, 18 November 2015 - 20:38 WIB
Bear, Blackjack dan...
Bear, Blackjack dan Blinder, 3 Andalan Baru Rusia Hadapi ISIS
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia telah menambah armada mereka untuk menggempur basis ISIS di Suriah. Bukan satu atau dua jenis pesawat yang dikirmkan Rusia ke Suriah, melainkan tigas jenis pesawat.

Ketiga pesawat itu adalah dua pesawat pembom strategis Tupolev Tu-95 (Bear) dan Tupolev Tu-160 (Blackjack) dan sebuah pesawat bomber menengah, Tupolev Tu-22 (Blinder). Untuk Tupolev TU-95 (Bear) dan Tupolev TU-160 (Blackjack) bahkan dikabarkan telah ambil bagian dalam serangan udara yang dilakukan oleh Rusia sejak kemarin.

Merangkum dari sejumlah sumber, Sindonews coba mengulik sedikit mengenai tiga bomber, yang menjadi andalan baru Negeri Beruang itu dalam menghadapi ISIS di Suriah.

Tupolev Tu-95 atau Bear adalah pesawat bomber kelas berat dengan empat buah mesin turboprop. Pesawat ini pertama kali mengudara pada tahun 1952, dan mulai menjalani debut peperangannya pada tahun 1956. Dimana, saat itu pesawat ini merupakan pesawat andalan Uni Soviet.

Bear, Blackjack dan Blinder, 3 Andalan Baru Rusia Hadapi ISIS


Bear terus menjalani pengembangan setiap tahunnya, hingga saat ini. Pesawat ini mampu membawa dan menjatuhkan sejumlah bom, termasuk sebuah bom bernama Tsar Bomba, yang merupakan perangkat termonuklir paling kuat yang pernah diledakkan.

Lalu ada Tupolev Tu-160 atau yang memiliki kode Blackjack. Pesawat ini merupakan pesawat pembom supersonik sayap rendah, dengan sayap sweep variabel yang dirancang oleh Tupolev pada tahun 1980.

Bear, Blackjack dan Blinder, 3 Andalan Baru Rusia Hadapi ISIS


Pesawat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah penerbangan militer, untuk kategori pesawat supersonik dan pesawat dengan sayap geometri variabel. Pesawat ini juga merupakan pesawat bomber terbesar di dunia, dan merupakan pesawat pembom strategis generasi terakhir yang dirancang khusus untuk Uni Soviet.

Blackjack dilengkapi dengan dua peluncur rotary internal masing-masing membawa 6 × Raduga Kh-55SM/101/102 rudal jelajah yang merupakan persenjataan utama pesawat ini atau 12 × Raduga Kh-15 yang merupakan rudal nuklir jarak pendek.

Terakhir, Tupolev Tu-22 atau yang dikenal dengan nama Blinder. Pesawat ini merupakan adik dari Tu-95 dan kakak dari Tu-160, karena pesawat ini dibangun dan diterbangkan pada era 60an.

Bear, Blackjack dan Blinder, 3 Andalan Baru Rusia Hadapi ISIS


Tu-22 setidaknya sudah 13 kali mengalami pengembangan sejak dia dibangun pada tahun 1960, hingga saat ini. Pesawat ini mampu membawa bom seberat sembilan ribu kilogram. Selain itu, pesawat ini juga mampu meluncurkan rudal AS-4 'Kitchen' dan dilengkapi dengan senapan AM-23 23 mm.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
53 menit yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
1 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
2 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
3 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
6 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved