Penemuan Bom dan Senjata Milik Penumpang di Bandara London Inggris Tak Benar
Senin, 16 November 2015 - 21:26 WIB
Penemuan Bom dan Senjata Milik Penumpang di Bandara London Inggris Tak Benar
A
A
A
JAKARTA - Vice Presiden Corporate Communications PT Garuda Indonesia Tbk, Beny Butar Butar mengatakan, kejadian bandara Gatwick London, Inggris, tak terkait dengan penumpang Garuda.
Hal tersebut menanggapi informasi adanya penumpang Garuda yang ditemukan membawa tas berisi bom dan senjata di Bandara Gatwick, London Inggris.
Dalam klarifikasinya, dia menjelaskan bahwa pada 14 November 2015 pagi, memang ada ancaman bom. Namun, penerbangan Garuda dengan nomor GA 089 tujuan London-Amsterdam-Cengkareng berlangsung normal aman dan lancar.
"Kejadiannya Lusa kemarin, di terminal utara counter check in easy Jet di lantai 1, ditemukan seorang penumpang kedapatan membawa tas berisi bom dan senjata laras panjang," ujar dia.
Dia melanjutkan, airport security dan otoritas bandara setempat langsung melakukan prosedur keamanan dan meminta seluruh staf dan penumpang di bandara dievakuasi dari airport. "Jadi bukan pesawat Garuda yang saat itu sedang menunggu penumpang untuk boarding, dan berada sekitar 800 meter dari lokasi kejadian," ungkap dia.
Penerbangan GA089 London-Amsterdam-Cengkareng sendiri berlangsung aman dan lancar serta tiba di cengkareng dengan membawa penumpang sekitar 138 orang.
"Meski sempat mengalami delay di 28 menit di London, namun tiba tepat waktu di Bandara Schiphol Amasterdam dan tiba lebih cepat 30 menit di bandara cengkareng," pungkas dia.
Hal tersebut menanggapi informasi adanya penumpang Garuda yang ditemukan membawa tas berisi bom dan senjata di Bandara Gatwick, London Inggris.
Dalam klarifikasinya, dia menjelaskan bahwa pada 14 November 2015 pagi, memang ada ancaman bom. Namun, penerbangan Garuda dengan nomor GA 089 tujuan London-Amsterdam-Cengkareng berlangsung normal aman dan lancar.
"Kejadiannya Lusa kemarin, di terminal utara counter check in easy Jet di lantai 1, ditemukan seorang penumpang kedapatan membawa tas berisi bom dan senjata laras panjang," ujar dia.
Dia melanjutkan, airport security dan otoritas bandara setempat langsung melakukan prosedur keamanan dan meminta seluruh staf dan penumpang di bandara dievakuasi dari airport. "Jadi bukan pesawat Garuda yang saat itu sedang menunggu penumpang untuk boarding, dan berada sekitar 800 meter dari lokasi kejadian," ungkap dia.
Penerbangan GA089 London-Amsterdam-Cengkareng sendiri berlangsung aman dan lancar serta tiba di cengkareng dengan membawa penumpang sekitar 138 orang.
"Meski sempat mengalami delay di 28 menit di London, namun tiba tepat waktu di Bandara Schiphol Amasterdam dan tiba lebih cepat 30 menit di bandara cengkareng," pungkas dia.
(esn)