Menlu AS: Solusi Dua Negara Bukan Mimpi
Kamis, 12 November 2015 - 21:33 WIB
Menlu AS: Solusi Dua Negara Bukan Mimpi
A
A
A
NEW YORK - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry mengatakan, solusi dua negara, Palestina dan Israel, bukanlah mimpi yang mustahil, tapi akan membutuhkan keberanian.
"Mimpi Zionis mencakup konsep Israel sebagai sebuah negara demokrasi Yahudi, sebuah cahaya mercusuar untuk semua bangsa," kata Kerry di markas PBB, New York, AS seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Kamis (12/11/2015).
"Mimpi itu hanya dapat ditegakkan oleh dua negara yang hidup berdampingan dalam keamanan. Kita semua tahu, dari diskusi dan upaya tahunan: ini bukan mimpi yang mustahil. Hal ini akan dicapai," tambahnya.
Menurut Kerry, memilih untuk mengakui negara Palestina menuntut keberanian dan menuntut kepemimpinan. Ia lantas menyamakan hal itu dengan tindakan Duta Besar Israel untuk PBB, Chaim Herzog, yang mencela resolusi PBB yang menyatakan Zionisme adalah bentuk rasisme pada tahun 1975 lalu.
"Ketakutan dan kefanatikan bisa dikalahkan, tetapi itu tergantung dengan pilihan kita. Jadi, sekarang adalah giliran kita untuk memilih," kata Kerry.
"Mimpi Zionis mencakup konsep Israel sebagai sebuah negara demokrasi Yahudi, sebuah cahaya mercusuar untuk semua bangsa," kata Kerry di markas PBB, New York, AS seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Kamis (12/11/2015).
"Mimpi itu hanya dapat ditegakkan oleh dua negara yang hidup berdampingan dalam keamanan. Kita semua tahu, dari diskusi dan upaya tahunan: ini bukan mimpi yang mustahil. Hal ini akan dicapai," tambahnya.
Menurut Kerry, memilih untuk mengakui negara Palestina menuntut keberanian dan menuntut kepemimpinan. Ia lantas menyamakan hal itu dengan tindakan Duta Besar Israel untuk PBB, Chaim Herzog, yang mencela resolusi PBB yang menyatakan Zionisme adalah bentuk rasisme pada tahun 1975 lalu.
"Ketakutan dan kefanatikan bisa dikalahkan, tetapi itu tergantung dengan pilihan kita. Jadi, sekarang adalah giliran kita untuk memilih," kata Kerry.
(ian)