Terkait Insiden Pesawat Jatuh, AS Tawarkan Bantuan pada Rusia
Minggu, 01 November 2015 - 17:47 WIB
Terkait Insiden Pesawat Jatuh, AS Tawarkan Bantuan pada Rusia
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) disebut siap memberikan bantuan kepada pemerintah Rusia, terkait insiden pesawat sipil Rusia yang jatuh di Sinai, Mesir. Penawaran bantuan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Mark Toner mengatakan, penawaran tersebut disampaikan Kerry berbarengan dengan ucapan duka cita kepada Lavrov dan seluruh masayarakat Rusia atas insiden tersebut.
"Menteri Luar Negeri Kerry sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Lavrov untuk menyatakan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman mereka yang tewas dalam kecelakaan pesawat Kogalymavia Penerbangan 9268 di Mesir," kata Toner.
"Menteri Luar Negeri Kerry juga menyampaikan, bahwa AS siap memberikan bantuan yang dibutuhkan, jika Rusia memang membutuhkannya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (1/11).
Pesawat Airbus A320 milik maskapai Kogalymavia, Rusia, membawa 224 orang dipastikan jatuh di wilayah Sinai, Mesir kemarin, dan dipastikan tidak ada penumpang yang selamat dalam kejadian tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Mark Toner mengatakan, penawaran tersebut disampaikan Kerry berbarengan dengan ucapan duka cita kepada Lavrov dan seluruh masayarakat Rusia atas insiden tersebut.
"Menteri Luar Negeri Kerry sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Lavrov untuk menyatakan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman mereka yang tewas dalam kecelakaan pesawat Kogalymavia Penerbangan 9268 di Mesir," kata Toner.
"Menteri Luar Negeri Kerry juga menyampaikan, bahwa AS siap memberikan bantuan yang dibutuhkan, jika Rusia memang membutuhkannya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (1/11).
Pesawat Airbus A320 milik maskapai Kogalymavia, Rusia, membawa 224 orang dipastikan jatuh di wilayah Sinai, Mesir kemarin, dan dipastikan tidak ada penumpang yang selamat dalam kejadian tersebut.
(esn)