Kesal, Guru Wanita di AS Gambar Kemaluan di Buku PR Siswa
Jum'at, 30 Oktober 2015 - 16:40 WIB
Kesal, Guru Wanita di AS Gambar Kemaluan di Buku PR Siswa
A
A
A
TEXAS - Seorang guru wanita di sebuah sekolah di Amerika Serikat (AS), Kim Juzdowski, membuat heboh setelah dia menggambar organ kemaluan pria di buku pekerjaan rumah (PR) siswanya. Dia kesal karena siswa tersebut tidak mengerjakan PR dengan sungguh-sungguh.
Namun tindakan guru sekolah di El Paso, Texas, itu memicu amarah ibu siswa, Sandra Green. Dia mendesak sekolah untuk mengeluarkan guru tersebut.
Kim Juzdowski yang merupakan guru seni bahasa mengaku menggambar organ kemaluan pria di buku PR tersebut agar siswanya malu dan akhirnya mengerjakan PR dengan sungguh-sungguh.
Sandra Green telah menerima permintaan maaf melalui email dari guru tersebut. Namun, dia tetap meminta pihak sekolah mengambil tindakan.
Meski demikian pihak sekolah mengatakan kepada Sandra Green, bahwa mereka tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Kim Juzdowski karena guru tersebut sudah mengakui perbuatannya.
Gambar tidak pantas itu juga telah menyebar di media sosial. Dalam sebuah email, guru itu menulis; ”Saya minta maaf (blank) telah melakukan pelanggaran dan saya benar-benar mengerti jika Anda ingin bertemu dengan administrator dan membutnya bertindak.”
Sandra Green tidak terima anaknya dipermalukan guru itu.”Guru mengaku mempermalukan anak-anak ketimbang menghukum mereka,” katanya, seperti dikutip Daily Mirror, Kamis (29/10/2015).
Dia marah karena guru itu belum dikeluarkan dari sekolah. “Alasan mereka adalah bahwa dia sadah mengakui hal itu,” ujarnya.
”Apabila dia menyangkal hal itu, dia akan dikeluarkan dari sekolah segera. Tapi karena dia mengaku, mereka mengatakan hal itu menunjukkan bahwa dia mau berubah."
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan kepada The Huffington Post, El Paso Independen School mengaku tidak menindak guru Juzdowski. ”Dia mengerti gambar itu terasa buruk dan itu tidak pantas untuk membangun hubungan guru dengan siswa,” kata juru bicara sekolah, Gustavo Reveles.
Namun tindakan guru sekolah di El Paso, Texas, itu memicu amarah ibu siswa, Sandra Green. Dia mendesak sekolah untuk mengeluarkan guru tersebut.
Kim Juzdowski yang merupakan guru seni bahasa mengaku menggambar organ kemaluan pria di buku PR tersebut agar siswanya malu dan akhirnya mengerjakan PR dengan sungguh-sungguh.
Sandra Green telah menerima permintaan maaf melalui email dari guru tersebut. Namun, dia tetap meminta pihak sekolah mengambil tindakan.
Meski demikian pihak sekolah mengatakan kepada Sandra Green, bahwa mereka tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Kim Juzdowski karena guru tersebut sudah mengakui perbuatannya.
Gambar tidak pantas itu juga telah menyebar di media sosial. Dalam sebuah email, guru itu menulis; ”Saya minta maaf (blank) telah melakukan pelanggaran dan saya benar-benar mengerti jika Anda ingin bertemu dengan administrator dan membutnya bertindak.”
Sandra Green tidak terima anaknya dipermalukan guru itu.”Guru mengaku mempermalukan anak-anak ketimbang menghukum mereka,” katanya, seperti dikutip Daily Mirror, Kamis (29/10/2015).
Dia marah karena guru itu belum dikeluarkan dari sekolah. “Alasan mereka adalah bahwa dia sadah mengakui hal itu,” ujarnya.
”Apabila dia menyangkal hal itu, dia akan dikeluarkan dari sekolah segera. Tapi karena dia mengaku, mereka mengatakan hal itu menunjukkan bahwa dia mau berubah."
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan kepada The Huffington Post, El Paso Independen School mengaku tidak menindak guru Juzdowski. ”Dia mengerti gambar itu terasa buruk dan itu tidak pantas untuk membangun hubungan guru dengan siswa,” kata juru bicara sekolah, Gustavo Reveles.
(mas)