CoC ASEAN-China Belum Rampung

Kamis, 29 Oktober 2015 - 15:14 WIB
CoC ASEAN-China Belum...
CoC ASEAN-China Belum Rampung
A A A
JAKARTA - Code of Conduct (CoC), atau kode perilaku antara negara ASEAN dan China disebut-sebut sebagai salah satu solusi untuk bisa menyelesaikan konflik di Laut China Selatan. Tapi, sayangnya sampai saat ini pembahasan CoC masih belum selesai.

Namun, menurut Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Indonesia, I Gusti Agung Wesaka Puja, saat ini sudah ada kemajuan dalam pembahasan CoC, walaupun tidak terlalu besar. Prosesnya pun terus berlangsung, dengan semakin intensnya pertemuan antara perwakilan ASEAN dan China.

"Ada beberapa pertemuan di tingkat pejabat, di tingkat pejabat senior, yang biasanya juga dimulai dari tingkat kelompok kerja. Setidaknya di tingkat pejabat senior sudah bertemu sebanyak tiga kali, sementara di tingkat working group lebih banyak lagi. Terakhir minggu lalu, tingkat pejabat senior bertemu di Chengdu, China," ujar Puja

"Sebenarnya, ini juga memberikan ruang yang lumayan bagus. Pertama untuk menjaga momentum, kedua bagaimana supaya kemajuan yang dicapai, walaupun bukan kemajuan yang fantastis, tapi lumayan bagi kita untuk bisa maju ke depan. Sebab, pada tahapan yang sekarang ini, yang tadinya belum disepakati mengenai elemen-elemen dari CoC, sekarang kita sudah mulai bergerak untuk mengarah pada diskusi dan negosiasi elemen-elemen dan struktur CoC itu sendiri," sambungnya pada Kamis (29/10).

Puja menambahkan, bahwa kemajuan yang sudah dicapai sejauh ini sejatinya di luar ekspektasi. "Itu sebuah kemajuan, yang sebelumnya belum sempat kita bayangkan," ujarnya.

"Dalam konteks ini juga petanya, aktivitas ke depan juga sudah mulai disusun. Jadi mulai tahun 2016 nanti, beberapa kegiatan yang berkaitan dengan CoC sudah mulai dirancang oleh ASEAN dan China, supaya mmomentum memperoleh kemajuan dari CoC ini bisa jalan terus," pungkas Puja.
(esn)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
2 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
5 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
6 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
7 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
8 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
9 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved