Dendam Diperkosa, Gadis 13 Tahun di India Penggal Anak Pemerkosa
Senin, 26 Oktober 2015 - 15:21 WIB
Dendam Diperkosa, Gadis 13 Tahun di India Penggal Anak Pemerkosa
A
A
A
UTTAR PRADESH - Seorang gadis 13 tahun yang diduga korban perkosaan dituduh menculik putra dari pria yang memperkosanya. Gadis itu juga dituduh memenggal, membakar dan mengubur jasad anak berusia lima tahun tersebut di bawah batu bata.
Pembunuhan yang diduga karena aksi balas dendam itu terungkap setelah jasad bocah lima tahun itu diseret keluar oleh anjing. Keluarga bocah itu kemudian diberitahu bahwa putra mereka jadi korban pembunuhan.
Menurut laporan media lokal, gadis 13 tahun ingin membalas dendam kepada pria yang memperkosanya. Dia diduga diperkosa pada 18 Oktober 2015. Insiden itu terjadi di Desa Khair, di negara bagian Uttar Pradesh, India utara.
Gadis itu dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa dia terpikat oleh pria yang diidentifikasi bernama Rinku. Pria itu menawarkan zat pemutih yang kerap disalahgunakan sebagai bahan minuman memambukkan. Rinku lantas memperkosa gadis itu.
Tak terima diperkosa, gadis itu mendatangi rumah Rinku yang jaraknya cukup jauh. Di rumah itu, dia menemukan anak Rinku sedang bermain.
Gadis itu lantas melampiaskan dendamnya dengan memenggal bocah lima tahun tersebut. Jasad korban juga dibakar dan dikubur di bawah batu bata.
Polisi setempat memasukkan kasus itu sebagai kasus pembunuhan. Sedangkan Rinku juga didakwa atas tuduhan memperkosa gadis di bawah umur.
”Dua kasus telah terdaftar. Salah satunya (kasus) pembunuhan dan lainnya perkosaan. Kedua kasus akan diselidiki. Keluarga pemerkosa bertemu saya hari ini (25 Oktober 2015) dan menyatakan bahwa tuduhan perkosaan itu palsu. Tapi, ini akan diselidiki. Ada hal-hal tertentu yang perlu diingat, gadis itu adalah seorang pecandu narkoba dan sering berkelahi untuk masalah kecil,” kata seorang petugas polisi, OP Singh, seperti dikutip Times of India, Senin (26/10/2015).
”Ibunya tidak sehat dan ayahnya adalah seorang buruh, dia datang dari latar belakang keluarga yang sangat miskin. Tidak ada disiplin yang baik dari keluarga. Dia telah dinodai, dia mengkonsumsi narkoba. Sebuah penyelidikan yang adil akan dilakukan,” ujarnya.
Pembunuhan yang diduga karena aksi balas dendam itu terungkap setelah jasad bocah lima tahun itu diseret keluar oleh anjing. Keluarga bocah itu kemudian diberitahu bahwa putra mereka jadi korban pembunuhan.
Menurut laporan media lokal, gadis 13 tahun ingin membalas dendam kepada pria yang memperkosanya. Dia diduga diperkosa pada 18 Oktober 2015. Insiden itu terjadi di Desa Khair, di negara bagian Uttar Pradesh, India utara.
Gadis itu dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa dia terpikat oleh pria yang diidentifikasi bernama Rinku. Pria itu menawarkan zat pemutih yang kerap disalahgunakan sebagai bahan minuman memambukkan. Rinku lantas memperkosa gadis itu.
Tak terima diperkosa, gadis itu mendatangi rumah Rinku yang jaraknya cukup jauh. Di rumah itu, dia menemukan anak Rinku sedang bermain.
Gadis itu lantas melampiaskan dendamnya dengan memenggal bocah lima tahun tersebut. Jasad korban juga dibakar dan dikubur di bawah batu bata.
Polisi setempat memasukkan kasus itu sebagai kasus pembunuhan. Sedangkan Rinku juga didakwa atas tuduhan memperkosa gadis di bawah umur.
”Dua kasus telah terdaftar. Salah satunya (kasus) pembunuhan dan lainnya perkosaan. Kedua kasus akan diselidiki. Keluarga pemerkosa bertemu saya hari ini (25 Oktober 2015) dan menyatakan bahwa tuduhan perkosaan itu palsu. Tapi, ini akan diselidiki. Ada hal-hal tertentu yang perlu diingat, gadis itu adalah seorang pecandu narkoba dan sering berkelahi untuk masalah kecil,” kata seorang petugas polisi, OP Singh, seperti dikutip Times of India, Senin (26/10/2015).
”Ibunya tidak sehat dan ayahnya adalah seorang buruh, dia datang dari latar belakang keluarga yang sangat miskin. Tidak ada disiplin yang baik dari keluarga. Dia telah dinodai, dia mengkonsumsi narkoba. Sebuah penyelidikan yang adil akan dilakukan,” ujarnya.
(mas)