Bom Guncang Bangladesh, 100 Orang Terluka
Sabtu, 24 Oktober 2015 - 17:09 WIB
Bom Guncang Bangladesh, 100 Orang Terluka
A
A
A
DHAKA - Sebuah bom rakitan yang dilemparkan oleh seorang tak dikenal meledak saat ribuan kaum Syiah berkumpul untuk melakukan proses tradisional perayaan Ashura di ibukota Bangladesh, Dhaka. Akibatnya, lebih dari 100 orang terluka dan 1 orang tewas.
Pihak kepolisian Bangladesh mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Husenin Dalan, yaitu sebuah pusat situs pembelajaran yang dianggap penting oleh kaum Syiah yang berdiri sejak abad ke-17. Saat kejadian, 25.000 orang minoritas kaum Syiah berkumpul di lokasi tersebut.
Akibatnya, seorang anak tewas dan ratusan lainnya terluka dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit seperti dikutip dari laman CBS, Sabtu (24/10/2015).
Pihak kepolisian sendiri menyatakan setidaknya ada lima bom rakitan yang dilempar, namun hanya tiga bom meledak. Sedangkan dua lainnya gagal meledak dan berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Sampai saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Meski begitu, kepolisian berhasil menangkap dua tersangka dari tempat kejadian, sesaat setelah kejadian tersebut dan tengah memeriksa mereka.
"Mengingat sifat serangan, saya pikir ini dilakukan untuk menciptakan kekacauan di negara ini. Ini adalah sabotase," ujar pejabat senior kepolisian Bangladesh. "Namun jelas, serangan ini telah direncanakan sebelumnya," tambahnya lagi.
Pihak kepolisian Bangladesh mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Husenin Dalan, yaitu sebuah pusat situs pembelajaran yang dianggap penting oleh kaum Syiah yang berdiri sejak abad ke-17. Saat kejadian, 25.000 orang minoritas kaum Syiah berkumpul di lokasi tersebut.
Akibatnya, seorang anak tewas dan ratusan lainnya terluka dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit seperti dikutip dari laman CBS, Sabtu (24/10/2015).
Pihak kepolisian sendiri menyatakan setidaknya ada lima bom rakitan yang dilempar, namun hanya tiga bom meledak. Sedangkan dua lainnya gagal meledak dan berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Sampai saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Meski begitu, kepolisian berhasil menangkap dua tersangka dari tempat kejadian, sesaat setelah kejadian tersebut dan tengah memeriksa mereka.
"Mengingat sifat serangan, saya pikir ini dilakukan untuk menciptakan kekacauan di negara ini. Ini adalah sabotase," ujar pejabat senior kepolisian Bangladesh. "Namun jelas, serangan ini telah direncanakan sebelumnya," tambahnya lagi.
(ian)