Klaim Afghanistan Kuasai Kunduz Dibantah Taliban
Kamis, 01 Oktober 2015 - 16:19 WIB
Klaim Afghanistan Kuasai Kunduz Dibantah Taliban
A
A
A
KABUL - Militer Afghanistan mengklaim telah berhasil menguasi wilayah Kunduz dan memukul mundur pasukan Taliban. Namun, klaim ini dibantah oleh kelompok Taliban dengan mengatakan bahwa perang masih berlangsung.
Seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (1/10/2015), juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan, Taliban telah meninggalkan kota Kunduz dan operasi pembersihan sedang berlangsung. Pihak kementerian bahkan menyatakan, 150 milisi Taliban tewas dan 90 lainnya terluka dalam serangan semalam.
"Pasukan keamanan Afghanista telah mengontrol kembali kota Kunduz dari tangan kelompok Taliban, setelah pertempuran sengit," kata Gubernur Provinsi Kunduz, Hamdullah Danishi.
Namun pernyataan ini disangkal oleh kelompok Taliban lewat juru bicaranya, Zabihullah Mujahid. Ia mengatakan, milisi Taliban masih memberikan perlawanan terhadap pasukan pemerintah di pusat kota dan masih menguasai sebagian besar wilayah Kunduz.
"Klaim musuh mengenai situasi di Kunduz tidak benar. Pejuang Taliban masih berperang di dalam lingkaran keamanan kota," kata Mujahid sembari menambahkan Taliban masih menguasai sebagian besar kota dan sejumlah distrik di sekitarnya. "Pasukan Amerika juga ikut dalam perang ini, namun kami masih bertahan," tambahnya.
Seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (1/10/2015), juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan, Taliban telah meninggalkan kota Kunduz dan operasi pembersihan sedang berlangsung. Pihak kementerian bahkan menyatakan, 150 milisi Taliban tewas dan 90 lainnya terluka dalam serangan semalam.
"Pasukan keamanan Afghanista telah mengontrol kembali kota Kunduz dari tangan kelompok Taliban, setelah pertempuran sengit," kata Gubernur Provinsi Kunduz, Hamdullah Danishi.
Namun pernyataan ini disangkal oleh kelompok Taliban lewat juru bicaranya, Zabihullah Mujahid. Ia mengatakan, milisi Taliban masih memberikan perlawanan terhadap pasukan pemerintah di pusat kota dan masih menguasai sebagian besar wilayah Kunduz.
"Klaim musuh mengenai situasi di Kunduz tidak benar. Pejuang Taliban masih berperang di dalam lingkaran keamanan kota," kata Mujahid sembari menambahkan Taliban masih menguasai sebagian besar kota dan sejumlah distrik di sekitarnya. "Pasukan Amerika juga ikut dalam perang ini, namun kami masih bertahan," tambahnya.
(ian)