Jadi Capres Butuh Rp2,9 T, Jimmy Carter Nilai Demokrasi AS Mati

Kamis, 24 September 2015 - 13:08 WIB
Jadi Capres Butuh Rp2,9...
Jadi Capres Butuh Rp2,9 T, Jimmy Carter Nilai Demokrasi AS Mati
A A A
WASHINGTON - Bekas Presiden Amerika Serikat (AS), Jimmy Carter, menilai demokrasi di AS sudah mati dan bergeser ke arah oligarki. Alasannya, untuk menjadi calon presiden (Capres) AS butuh uang sekitar USD200 juta atau sekitar Rp2,9 triliun.

Penentuan kekuasaan dengan uang itu, kata Carter, sudah melemahkan moral dan etika dasar negara AS. Keprihatinan tokoh penerima Nobel Perdamaian berusia 39 tahun itu, disampaikan dalam wawancaranya dengan Oprah Winfrey.

Carter mengaku tidak bisa mencalonkan diri sebagai presiden AS dalam lanskap politik saat ini. Karena setiap kandidat mengandalkan pundi-pundi uangnya.

”Tidak ada cara sekarang bagi Anda untuk mendapatkan nominasi (Capres) dari Partai Demokrat atau Republik tanpa bisa meningkatkan uang USD200 juta atau USD300 juta atau lebih,” kata Carter kepada Winfrey.

”Saya cenderung tidak akan melakukan itu, dan saya tidak akan mampu melakukannya,” lanjut Carter, seperti dikutip Sputnik, Kamis (24/9/2015).

Menurut Carter, membiarkan sejumlah besar uangnya untuk mempengaruhi Pemilu telah mengubah apa yang dulunya negara demokrasi menjadi oligarki, yakni bentuk struktur negara di mana kekuasaan dipegang oleh sekelompok kecil orang kaya.

”Kami sudah menjadi oligarki sekarang bukan demokrasi, dan saya pikir itu sudah kerusakan terburuk dengan standar moral dan etika dasar sistem politik Amerika yang pernah saya lihat dalam hidup saya,” ucap Carter.

Dia melanjutkan bahwa, sekarang ada jurang yang dilalui antara Partai Republik dan Demokrat, yang tidak ada pada 25 atau 30 tahun yang lalu saat dia berkantor di Gedung Putih.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
13 menit yang lalu
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
9 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
10 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
11 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
12 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
13 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved