Kisah Pilu Mantan Tahanan Penjara Korut

Selasa, 15 September 2015 - 23:12 WIB
Kisah Pilu Mantan Tahanan...
Kisah Pilu Mantan Tahanan Penjara Korut
A A A
JAKARTA - Sosok Kim Hyeok, pria berusia 32 tahun ini memang tak ubahnya warga Korea Selatan (Korsel) lainnya. Namun, bila ditilik lebih dalam, Kim ternyata memiliki masa lalu yang gelap dan pedih.

Kim adalah salah satu dari segelintir orang yang bisa keluar dari penjara Korea Utara (Korut), dan akhirnya bisa melarikan diri dari negara komunis itu. Perlu perjuangan ekstra keras untuk bisa keluar dari negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un tersebut.

Bercerita saat ditemui Sindonews di salah satu cafe di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2015), Kim mengaku merasakan pedihnya penjara Korut kurang lebih selama tiga tahun. Dia dijebloskan ke penjara karena tertangkap ketika pertama kali berusaha kabur dari Korut tahun 1995, saat dia masih berusia 16 tahun.

Dia beruntung karena hanya dijebloskan ke penjara biasa, bukan penjara politik. Sebab, bila dijebloskan ke dalam penjara politik, maka sudah dapat dipastikan dirinya tidak akan bisa lagi menghirup udara bebas, dan seluruh keluarganya akan langsung ditahan.

Setelah bebas dari penjara, Kim memutuskan untuk kembali mencoba peruntungannya untuk bisa keluar dari Korut, dan pergi menuju Korsel. Satu-satunya cara untuk bisa keluar dari negara tersebut adalah dengan menyeberangi sungai Tuman, sungai yang memisahkan Korut dan China.

Tepat pada tanggal 11 Agustus 2000, Kim dan sekitar empat lainnya berhasil menyebrangi sungai yang memiliki lebar 100 meter tersebut. Setelah berada di seberang, saya harus bersembunyi dahulu di hutan agar tidak ditangkap polisi China. Sebab, bila tertangkap, kami akan dikembalikan ke Korut," ucap Kim.

"Saya setidaknya menghabiskan waktu lima bulan dalam persembunyian di hutan China, sebelum akhirnya mencapai gurun Gobi untuk mencapa Mongolia," sambungnya.

Sayangnya, papar Kim, salah satu orang yang ikut kabur bersama dirinya tewas di tengah jalan. Orang itu adalah seorang bocah berusia 12 tahun, dan tewas ketika berusaha membelah gurun Gobi, agar bisa mencapai Mongolia.

"Setibanya di Mongolia, kami sengaja muncul agar ditangkap oleh kepolsian setempat. Ketika ditangkap, kami akan ditanya hendak pergi ke mana. Saat kami menjawab ingin ke Korsel, maka kami akan dibawa ke Kedutaan Besar Korsel di Mongolia," ujarnya.

"Kami diterima di Kedutaan Korsel sebagai pengungsi, dan tidak lama kemudian kami akhirnya diterbangkan ke Korsel," imbuhnya. Saat pertama kali mendarat di Korsel, Kim mengaku tidak bisa berkata apa-apa saking gembiranya. Ia juga mengaku canggung ketika melihat situasi di Korsel.

"Di Korsel banyak sekali makanan, orang-orang seperti tidak usah kebingungan akan makan apa. Berbeda sekali dengan di Korut," tambahnya.

Selama beberapa bulan hidup di negara baru, Kim dan beberapa pengungsi lainnya ditanggung oleh pemerintah Korsel, sebelum akhirnya dia mendapatkan pekerjaan, dan melanjutkan studinya. Menurutnya, tanpa pengetahuan yang memadai, dirinya yakin akan sulit untuk bersaing dengan orang-orang di Korsel.
(esn)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
44 menit yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
1 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
2 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
3 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
4 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved