Polisi Nepal Tembak Mati 4 Demonstran

Selasa, 01 September 2015 - 23:30 WIB
Polisi Nepal Tembak...
Polisi Nepal Tembak Mati 4 Demonstran
A A A
KATHMANDU - Polisi Nepal menembak mati 4 demonstran dalam sebuah unjuk rasa yang terjadi di kota Birjung, Distrik Parsa, Selasa (1/9/2015). Penembakan terjadi setelah demonstran menyerang pos polisi di kota yang terletak 60 km sebelah selatan ibukota Nepal, Kathmandu.

“Para demonstran melempari pos polisi dengan batu dan bom molotov,” ujar seorang anggota polisi Nepal, Kamal Singh Bam, seperti dikutip dari Reuters. Selain di Birjung, bentrokan antara demonstran dengan polisi juga terjadi di Distrik Bara. Di lokasi ini, seorang demonstran dilaporkan tewas.

Para demonstran ini memprotes rencana pemerintah untuk membagi sejumlah wilayah menjadi beberapa provinsi. Sebagian rakyat Nepal menginginkan otonomi yang lebih besar. Akibatnya, dalam dua pekan terakhir terjadi gelombang aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah.

Dalam dua pekan aksi demonstrasi itu, setidaknya sudah 20 orang dilaporkan tewas. Para pengunjuk rasa berasal dari kaum minoritas Madhesi dan Tharu.

Perdana Menteri Nepal, Sushil Koirala telah menyerukan pembicaraan untuk mengatasi masalah ini. Namun, para pengunjuk rasa bersikeras bahwa proses perubahan konstitusi harus dihentikan sebelum dialog digelar.

Nepal sendiri sesungguhnya sangat membutuhkan stabilitas politik untuk pemulihan keadaan, setelah negara itu dilanda gempa hebat pada April lalu. Selain menghancurkan infrastruktur, gempa itu juga menewaskan hampir 9.000 jiwa.
(esn)
Berita Terkait
Baru Diangkat oleh PM...
Baru Diangkat oleh PM Komunis Sharma Oli, 20 Menteri Dipecat Sekaligus
Program Visit Nepal...
Program 'Visit Nepal Year' China Gagal Hidupkan Pariwisata Nepal
Sungai Bagmati Meluap,...
Sungai Bagmati Meluap, Ibu Kota Nepal Terendam
Profil Pushpa Kamal...
Profil Pushpa Kamal Dahal, Perdana Menteri Nepal Baru dengan Ideologi Komunis
Kenapa Gerakan Protes...
Kenapa Gerakan Protes Gen Z Nepal Sasar Kaum Elite Nepal Berubah?
Mengapa Gunung Machhapuchhre...
Mengapa Gunung Machhapuchhre Dilarang untuk Didaki? Ternyata Ini Alasannya
Berita Terkini
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
26 menit yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
59 menit yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
1 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
2 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
2 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
11 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved