Turki Dakwa Dua Jurnalis Inggris Bantu Organisasi Teroris

Selasa, 01 September 2015 - 16:16 WIB
Turki Dakwa Dua Jurnalis...
Turki Dakwa Dua Jurnalis Inggris Bantu Organisasi Teroris
A A A
DIYARBAKIR - Sebuah pengadilan di Turki mendakwa dua wartawan Inggris dari Vice Media dengan dakwaan membantu organisasi teroris dan memerintahkan pihak kepolisian untuk menahan mereka. Menanggapi dakwaan tersebut, pihak Vice Media menyatakan bahwa dakwaan itu tidak berdasar dan palsu.

Otoritas keamanan Turki menangkap dua wartawan Inggris, Jake Hanrahan dan Philip Pendlebury, bersama penerjemahnya pada Kamis pekan lalu. Mereka ditangkap di Diyarbakir, kota utama di Turki tenggara saat terjadi bentrokan antara tentara Turki dengan pemberontak Kurdi.

Seorang pejabat pengadilan mengatakan, Pengadilan Diyarbakir memerintahkan pihak kepolisian untuk menahan mereka. Namun, tidak dijelaskan terkait dakwaan turut membantu organisasi teroris seperti dikutip dari laman NBC News, Selasa (1/9/2015).

Dakwaan ini mendapat tanggapan dari pihak Vice Media, sebuah media yang berbasis di New York yang memproduksi film dokumenter, berita, dan investigasi. Mereka mengkritik keputusan untuk menahan wartawan mereka.

"Hari ini pemerintah Turki telah menjatuhkan dakwaan dengan tanpa dasar dan tuduhan palsu, atas dasar bekerjasama dengan organisasi teroris, kepada tiga wartawan kami dalam upaya untuk mengintimidasi dan membungkam pemberitaan mereka," ujra Kepala Pemberitaan Eropa Vice Media, Kevin Sutcliffe.

"Lebih tidak adil lagi, wartawan kami belum sempat memberikan laporan dan dokumentasi situasi di Diyarbakir," tambahnya sembari menyerukan pembebasan segera bagi ketiganya.

Tindakan pengadilan Turki ini juga menjadi perhatian Amerika Serikat (AS). "Kami mendesak agar Turki untuk memastikan tindakan mereka menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang universal, termasuk proses kebebasan berekspresi, serta akses ke media dan informasi," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner di Washington.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
58 menit yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
3 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
4 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
5 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
6 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved