16 Demonstran Anti Najib Keracunan, Dugaan Sabotase Mencuat
Minggu, 30 Agustus 2015 - 20:44 WIB
16 Demonstran Anti Najib Keracunan, Dugaan Sabotase Mencuat
A
A
A
KUALA LUMPUR - Pemimpin gerakan Bersih, Maria Chin Abdullah menduga ada sebuah sabotase untuk menggagalkan aski untuk mendesak Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mundur dari jabatannya saat ini. Dugaan ini muncul setelah terdapat 16 demonstran yang menderita keracunan makanan dan minuman.
Maria menuturkan, mereka yang menderita keracunan adalah yang mendapatkan minuman dan makanan gratis dan orang tidak dikenal. Dalam bungkus makanan dan minuman tersebut, lanjut Maria ditemukan lubang kecil yang diduga tempat disuntikannya racun.
Menurut ketua tim medis Bersih Tan Gengta seperti dilansir Strait Times pada Minggu (30/8/2015), 13 demonstran menderita keracunan kemarin, dan tiga kasus lainnya terjadi pada hari ini.
"13 orang yang menderita keracunan kemarin mengatakan telah minum dari paket, setelah mereka diberikan secara gratis oleh orang yang tidak dikenal. Enam dari 13 yang menderita keracunan, termasuk dua gadis berusia 10 tahun, harus dikirim ke rumah sakit untuk menjalani perawatan," ucap Tan.
Tan meminta kepada seluruh demonstran untuk tidak menerima makanan atau minuman dari orang tidak dikenal, dan bagi yang sudah menerimnya diminta untuk segera memeriksakan diri ke pos medis yang berada di Dataran Merdeka,
Sementara itu Maria mengatakan jika ini benar adalah sebuah sabotase, maka ini adalah tindakan yang menjijikan. "Ini seperti sebuah sabotase, ini benar-benar menjijikan. Ini mengenai nyawa seseorang," ucapnya.
Maria menuturkan, mereka yang menderita keracunan adalah yang mendapatkan minuman dan makanan gratis dan orang tidak dikenal. Dalam bungkus makanan dan minuman tersebut, lanjut Maria ditemukan lubang kecil yang diduga tempat disuntikannya racun.
Menurut ketua tim medis Bersih Tan Gengta seperti dilansir Strait Times pada Minggu (30/8/2015), 13 demonstran menderita keracunan kemarin, dan tiga kasus lainnya terjadi pada hari ini.
"13 orang yang menderita keracunan kemarin mengatakan telah minum dari paket, setelah mereka diberikan secara gratis oleh orang yang tidak dikenal. Enam dari 13 yang menderita keracunan, termasuk dua gadis berusia 10 tahun, harus dikirim ke rumah sakit untuk menjalani perawatan," ucap Tan.
Tan meminta kepada seluruh demonstran untuk tidak menerima makanan atau minuman dari orang tidak dikenal, dan bagi yang sudah menerimnya diminta untuk segera memeriksakan diri ke pos medis yang berada di Dataran Merdeka,
Sementara itu Maria mengatakan jika ini benar adalah sebuah sabotase, maka ini adalah tindakan yang menjijikan. "Ini seperti sebuah sabotase, ini benar-benar menjijikan. Ini mengenai nyawa seseorang," ucapnya.
(esn)