Banyak Pembelot, Kim Jong-un Bangun Pagar Kawat Berduri

Kamis, 20 Agustus 2015 - 17:49 WIB
Banyak Pembelot, Kim...
Banyak Pembelot, Kim Jong-un Bangun Pagar Kawat Berduri
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) memerintahkan pejabatnya untuk membangun pagar kawat berduri di wilayah perbatasan setelah banyak warga Korut membelot.

Kasus pembelotan warga Korut yang terbaru terjadi pada 9 Agustus 2015 lalu. Yakni, dua keluarga yang berbeda di Musan County, Provinsi Hamgyong Utara, telah melarikan diri menuju China.

Pembelotan itu telah mendorong penyelidikan besar-besaran, tapi sejauh ini tidak ada pembelot yang ditangkap. “Kim telah menyerukan tindakan segera dan mempertimbangkan insiden politik ini,” kata sumber pemerintah Korut kepada Daily NK, Rabu (19/8/2015).

Menurut laporan media Korea itu, ada 28 ribu pembelotan warga Korut ke Korea Selatan (Korsel) sejak tahun 1990-an. Seorang informan mengatakan Daily NK, bahwa pembelotan baru-baru ini kemungkinan besar akan membuat Kim Jong-un untuk mengawasi ketat terhadap keluarga pembelot yang masih ada di Korut.

Organisasi hak asasi manusia telah berulang kali mengkritik dinasti Kim atas gaya otokratis kekuasaan dan pelanggaran hak asasi manusia yang merajalela. Human Rights Watch menganggap Korut sebagai salah satu negara yang paling represif di dunia.

Masih menurut laporan media Korea, perintah Kim Jong-un untuk membangun pagar kawat berduri dan peningkatan patroli perbatasan muncul menjelang ulang tahun ke-70 Korut, pada 10 Oktober 2015 mendatang. Tanggal itu merupakan berdirinya Partai Pekerja Komunis, yang merupakan partai berkuasa di Korut.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved