Mesir Setujui UU Anti Terorisme

Senin, 17 Agustus 2015 - 12:51 WIB
Mesir Setujui UU Anti...
Mesir Setujui UU Anti Terorisme
A A A
KAIRO - Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi menyetujui undang-undang anti terorisme dan akan mendirikan pengadilan khusus. Tidak hanya itu, Mesir juga akan memberikan perlindungan kepada aparat penegak hukum dalam menghadapi pemberontakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahannya.

Sisi berjanji, undang-undang anti terorisme ini akan akan lebih tegas. Hal ini mengacu pada serangan bom mobil yang menewaskan Jaksa Penuntut Umum, pejabat tinggi negara pertama yang terbunuh dalam tahun ini.

Dikutip dari Reuters, Senin (17/8/2015), undang-undang tersebut memuat secara detail berbagai bentuk kejahatan terorisme dan bentuk hukum yang akan dijatuhkan, mulai dari penjara lima tahun sampai hukuman mati.

Dalam undang-undang itu, membentuk atau memimpin sebuah kelompok yang dianggap teroris oleh pemerintah akan dihukum mati atau penjara seumur hidup. Sedangkan anggotanya akan dihukum sampai dengan 10 tahun penjara.

Sementara jika seseorang diketahui membiayai kelompok teroris akan dihukum seumur hidup. Mengahasut untuk melakukan kekerasan, yang mencakup melakukan propaganda atas ide-ide untuk melakukan kekerasan, akan dihukum selama lima dan tujuh tahun penjara termasuk menggunakan dunia maya untuk menyebarkan ide tersebut.

Wartawan pun tidak luput dari jeratan undang-undang ini. Wartawan yang membuat berita yang berbeda dengan versi pemerintah dalam hal serangan teroris akan dikenai denda. Rancangan undang-undang ini telah mengalami perubahan setelah mendapat tentangan baik dari dunia internasional maupun dalam negeri.

Undang-undang ini juga memberikan perlindangan kepada aparat seperti militer dan polisi yang menjalankannya dari konsekuensi hukum dalam menggunakan kekuatannya secara proporsional dalam melaksanakan tugasnya.

Mesir sendiri tengah menghadapi pemberontakan di Sinai Utara dimana kelompok militan disana telah berjanji setia kepada ISIS. Pemberontakan ini telah menewaskan ratusan polisi dan tentara dan semakin meningkat setelah al-Sisi menggunglingkan Mohamed Mursi pada tahun 2013.

Al-Sisi pun melakukan tindakan yang tegas terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin yang menentangnya. Ribuan orang yang diduga pendukung Ikhawanul Muslimin dipenjara dan dijatuhi hukuman mati, termasuk Mursi dan tokoh-tokoh senior Ihawanul Muslimin lainnya.

Pemerintah Mesir menganggap Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris dan tidak akan membedakannya dengan kelompok militan lainnya. Namun, kelompok Ikhwanul Muslimin menegaskan jika mereka adalah kelompok yang mencintai perdamaian.

Al-Sisi sendiri sebelumnya telah menandatangani undang-undang anti terorisme lain yang memberikan otoritas kepada pemerintah untuk membersihkan dan melarang sebuah kelompok atas tuduhan merugikan persatuan nasional dan mengganggu ketertiban umum.
(esn)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
18 menit yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
8 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
9 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
10 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
11 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
12 jam yang lalu
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved