Dituduh Tanam Ranjau, Korut Anggap Korsel Nyatakan Perang

Sabtu, 15 Agustus 2015 - 13:15 WIB
Dituduh Tanam Ranjau,...
Dituduh Tanam Ranjau, Korut Anggap Korsel Nyatakan Perang
A A A
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) pada Sabtu (15/8/2015) tidak terima dituduh Korea Selatan (Korsel) telah menanam ranjau di zona demiliterisasi (DMZ) yang melukai dua tentara Korsel. Korut menganggap tuduhan Korsel itu sebagai bentuk propaganda anti-Korut untuk menyatakan perang.

Pihak Pyongyang juga menuntut Seoul berhenti melakukan siaran propaganda anti-Korut dengan “pengeras suara” di sepanjang perbatasan kedua negara.

Ketegangan di Semenanjung Korea telah meningkat sejak ledakan ranjau darat di DMZ pekan lalu. Sejak ledakan ranjau darat itu, militer Amerika Serikat (AS) dan Korsel mempersiapkan diri untuk memulai latihan perang bersama tahunan. (Baca: Ledakkan Ranjau di DMZ, Korsel Ancam Rezim Kim Jong-un)

Situasi itu juga dipanaskan dengan ancaman Korsel yang siap melakukan balasan atas ledakan ranjau darat yang melukai dua tentaranya. Sejak ledakan ranjau itu, Korsel mulai menyuarakan propaganda anti-Korut di wilayah perbatasan. Padahal, propaganda anti-Korut itu sudah ditangguhkan Korsel sejak tahun 2004 silam.

”Dimulainya kembali siaran (propaganda anti-Korut) adalah tindakan langsung menyatakan perang terhadap DPRK,” kata pihak Front Komando Tentara Rakyat Korea dalam sebuah pernyataan yang dilansir kantor berita KCNA. DPRK adalah nama resmi Korut, yakni singkatan dari Democratic People Republic of Korea.

“Kegagalan untuk menghentikan siaran itu akan mengakibatkan tindakan militer untuk meledakkan semuanya, untuk perang psikologi anti-Korut,” lanjut peringatan Front Komando Tentara Rakyat Korea.

Sementara itu, Presiden Korsel, Park Geun-hye, mengatakan bahwa Seoul akan menanggapi provokasi apapun. ”Provokasi dan ancaman hanya menyebabkan isolasi dan kehancuran,” katanya dalam pidato memperingati 70 tahun berakhirnya kekuasaan kolonial Jepang di Semenanjung Korea.
(mas)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved