Jepang Ingin Indonesia Perkenalkan Wajah Islam yang Sesungguhnya

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 19:44 WIB
Jepang Ingin Indonesia...
Jepang Ingin Indonesia Perkenalkan Wajah Islam yang Sesungguhnya
A A A
JAKARTA - Aksi kelompok ekstrimis ISIS yang memenggal dua warga Jepang dan menyebarkan videonya ke dunia maya memberikan dampak yang mendalam pada diri warga Jepang. Kejadian ini berujung pada munculnya Islamofobia di kalangan warga Jepang.

Hal ini diungkapkan oleh peneliti asal Jepang, Mitsuo Nakamura dalam diskusi Prospek Hubungan Jepang dengan Umat Islam Masa Kini yang diadakan oleh Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC), Jumat (14/8/2015).

"Hampir setiap hari warga Jepang disuguhkan tayangan tentang ISIS yang secara tidak langsung menggambarkan Islam sebagai teroris. Buku-buku tentang Islam juga muncul secara instan, tapi tidak memberikan gambaran yang sebenarnya tentang Islam," ungkap Nakamura.

Karenanya, ia menilai, umat Islam di Indonesia memiliki peranan penting dalam menghilangkan gambaran tersebut. Umat Islam di Indonesia bisa memberikan gambaran yang sebenarnya tentang Islam.

"Perlu diperkenalkan Islam di Indonesia ke Jepang untuk melawan Islamofobia guna memberikan image Islam yang positif di Jepang," katanya.

Ia mengungkapkan, sejatinya hubungan kelompok Islam di Indonesia dengan Jepang telah terbangun sejak lama. Tepatnya sejak medio 1930-an, dimana saat itu tiga orang asal Indonesia yang salah satunya adalah Abdul Kahar Muzakir. Sejak saat itu, minat terhadap Islam pun berkembang di Jepang.

"Nuansa Islam pun kental terasa di pasukan yang dibentuk oleh Jepang, PETA. Ini bisa dilihat dari bendera PETA. Inilah puncak kerjasama Islam di Indonesia dengan Jepang," ungkapnya.

Namun saat ini, hubungan itu berada di ambang krisis akibat ulah ISIS. Karenanya, Nakamura berharap, sejumlah pihak di Indonesia bisa memberikan gambaran tentang Islam yang sebenarnya.

"Untuk itu, perlu dibangun kerjasama baik diantara pemerintah ke dua negara, personal dengan personal, maupun personal dengan negara untuk memberikan gambaran Islam yang ramah," pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Jepang Tiba di...
Timnas Jepang Tiba di Indonesia, Pelatih Jepang Turut Hadir
Taliban dan Terorisme...
Taliban dan Terorisme di Indonesia
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
3 Negara Tetangga Indonesia...
3 Negara Tetangga Indonesia Penghasil Militan ISIS Terbanyak
Hacker Bobol Data AS,...
Hacker Bobol Data AS, Ada 89 File Indonesia Kebanyakan soal ISIS
Jepang Kembali Tarik...
Jepang Kembali Tarik Pulang Warganya dari Indonesia
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
1 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
2 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
2 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
3 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
3 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved