Protes Polisi, Ratusan Wanita Kanada Demo Topless

Senin, 03 Agustus 2015 - 12:26 WIB
Protes Polisi, Ratusan...
Protes Polisi, Ratusan Wanita Kanada Demo Topless
A A A
ONTARIO - Ratusan orang yang sebagian besar wanita di Ontario, Kanada, berdemo turun ke jalan dengan cara bertelanjang dada (topless). Mereka memprotes polisi yang menghentikan tiga perempuan yang naik sepeda motor karena bertelanjang dada.

Massa berdalih, perempuan di Ontario memiliki hak untuk pergi dengan cara topless di depan umum sejak tahun 1996. Aksi pencegatan polisi itu berlangsung seminggu lalu. Tiga perempuan yang dicegat polisi itu adalah Alysha Brilla (musisi terkemuka) dan dua saudara perempuannya, Tameera dan Nadia.

Ketika melaju dengan sepeda motor di Kitchener, tiga perempuan itu dicegat seorang petugas polisi laki-laki. Petugas itu meminta agar mereka menutupi bagian dadanya. Brilla mengatakan bahwa polisi bertindak salah karena aksi mereka juga untuk keperluan syuting.

Petugas polisi itu kemudian berdalih bahwa dia ingin memeriksa klakson dan lampu sepeda motor para perempuan itu. Tindakan polisi itulah yang memicu demo topless pada Sabtu pekan lalu. Mereka beraksi damai untuk menyuarakan hak perempuan untuk topless di depan umum yang dijamin oleh hukum selama dua dekade.

“Mereka masih belum benar-benar bebas untuk menjadi topless di depan umum, tanpa menghadapi pelecehan dari orang yang lewat dan dalam beberapa kasus, polisi kurang informasi,” kata pihak “Bare With Us” penyelenggara demo topless di halaman Facebook mereka, seperti dilansir Russia Today, Senin (3/8/2015).

Gwen Jacobs, iburumah tangga di Ontario adalah salah satu dari mereka yang ikut demo topless. Pada bulan Juli 1991, Gwen yang berstatus mahasiswi di Kanada, leluasa pergi dengan cara topless saat musim panas di Guelph. Gwen yang saat itu berusia 19 tahun menyatakan bahwa dia melihat pria bebas bertelanjang dada, sehingga diia berpikir wanita juga memiliki hak yang sama tanpa ada aksi pelecehan.

Penyelenggara demo telah mengundang semua orang dari berbagai jenis kelamin untuk berdemo bersama. Menurut mereka, demo itu sebagai upaya untuk mendukung para perempuan mendapatkan haknya untuk topless.
(mas)
Berita Terkait
Pembunuhan Warga India...
Pembunuhan Warga India di Kanada Memicu Hubungan India-Kanada Memburuk
Kebakaran Hutan Kanada...
Kebakaran Hutan Kanada Meluas, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar
Bawa Senapan M-14, Seorang...
Bawa Senapan M-14, Seorang Pria Serang Rumah PM Kanada
Tersandung Skandal dan...
Tersandung Skandal dan Berselisih dengan Trudeau, Menkeu Kanada Resign
Dubes Indonesia dan...
Dubes Indonesia dan Kanada Siap Majukan Kerja Sama Bilateral
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Perkasa, Argentina Kalahkan Kanada 2-0
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
5 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
35 menit yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
1 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved