WikiLeaks Baru Bocorkan Sepersepuluh Aib Saudi

Selasa, 23 Juni 2015 - 10:21 WIB
WikiLeaks Baru Bocorkan...
WikiLeaks Baru Bocorkan Sepersepuluh Aib Saudi
A A A
MOSKOW - Situs anti-kerahasiaan WikiLeaks mengaku dokumen rahasia yang membongkar “aib” Kerajaan Arab Saudi baru dibocorkan sepersepuluhnya. Juru bicara WikiLeaks, Kristinn Hrafnsson, menyebut bocoran dokumen yang dirilis itu hanya awalnya saja.

”Kami melihat bagaimana uang minyak yang digunakan untuk meningkatkan pengaruh Arab Saudi yang tentu saja besar. (Negara) ini adalah sekutu Amerika Serikat dan Inggris. Dan sejak musim semi, negara ini telah melancarkan perang di negara tetangganya, Yaman,” kata Hrafnsson yang juga wartawan investigasi Islandia itu kepada RussiaToday. (Baca: WikiLeaks: Sekutu Top AS, Saudi Jadi Adidaya Timur Tengah)

Pada hari Jumat, situs whistleblowing yang didirikan Julian Assange telah merilis bocoran dokumen rahasia Saudi untuk tahap awal. Jumlah dokumen rahasia yang dibocorkan itu baru sekitar 70 ribu file.

Padahal, WikiLeaks telah mendapatkan sekitar 500 ribu dokumen rahasia Saudi. “Ini hanya sepersepuluh dari dokumen yang kita miliki, yang akan dirilis dalam beberapa minggu mendatang,” katanya, Selasa (23/6/2015).

Dari sekitar 0,5 juta dokumen rahasia Saudi yang ada di tangan WikiLeaks, salah satunya dokumen rahasia Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen dan Kementerian Dalam Negeri Saudi. (Baca: Aib Rahasia Dibongkar WikiLeaks, Saudi Berang)

”Mari saya ingatkan Anda, bahwa ini hanya awal," katanya. Menurutnya, dokumen yang dimiliki WikiLeaks masih dalam bahasa Arab. "Sehingga akan memakan waktu lebih lama bagi media untuk bekerja pada materi itu dan mengembangkan cerita,” imbuh dia.

Saudi sudah berang dengan WikiLeaks. Kementerian Luar Negeri Saudi telah melarang warganya untuk ikut menyebarkan dokumen yang dibocorkan WikiLeaks. Kementerian itu tidak menyangkal keaslian dokumen WikiLeaks.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
47 menit yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
1 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
10 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
11 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
12 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
13 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved