Festival Kejam di China, 10 Ribu Anjing Disiksa dan Disantap

Senin, 22 Juni 2015 - 09:57 WIB
Festival Kejam di China,...
Festival Kejam di China, 10 Ribu Anjing Disiksa dan Disantap
A A A
YULIN - Sebuah festival makan daging anjing yang menuai kecaman global kembali digelar di China. Sekitar 10 ribu anjing disiksa hingga mati untuk disantap dan festival tahunan itu.

Aktivis satwa menyoroti festival kejam itu, di mana banyak anjing dikumpulkan dalam kandang sempit dan sesak sebelum dibunuh secara brutal. Para aktivis telah merekam festival “horor” itu di sebuah rumah jagal tanpa izin pada hari Sabtu pukul 03.00 pagi.

Para aktivis berhasil mengabadikannya setelah mereka mengikuti sebuah truk yang membawa ratusan anjing menuju “Festival Daging Anjing" di Yulin, Guangxi, China Tengah.

Pemerintah setempat telah mengklaim bahwa festival telah dihilangkan setelah muncul kemarahan global. Pemerintah bahkan memerintahkan agar pembunuhan sekitar 10 ribu anjing dan kucing harus dilakukan jauh dari pasar jalanan.

Namun penduduk setempat nekat berkumpul untuk menggelar festival makan daging anjing dan kucing. Festival itu diklaim untuk untuk merayakan titik balik matahari di musim panas.

Adam Parascandola, aktivis dari “Humane Society International” atau HSItelah memberikan rekaman video festival kejam itu kepada Mirror. ”Jeritan dari anjing luar biasa menghantui,” katanya, yang dilansir semalam.

”Mereka naik di atas satu sama lain untuk menjauh dari pemukulan, dan menekan diri dalam upaya putus asa untuk melarikan diri. Ini adalah pemandangan yang saya tidak akan pernah lupa, meskipun saya berharap saya bisa,” ujarnya.

“Di dalam gang sebelah, bangkai-bangkai anjing yang sama dengan yang kita lihat dilemparkan ke tanah dan direbus serta dibakar untuk mereka persiapkan di pasaran,” lanjut dia.

Wendy Higgins, Direktur Komunikasi Uni Eropa untuk HSI, mengecam festival itu. ”Saya belum pernah melihat hal yang mempengaruhi saya begitu banyak, seperti saat melihat anjing dipukuli sampai mati atau kucing direbus hidup-hidup di pasar hewan China,” ujarnya. ”Ini adalah kekejaman yang ekstrem.”
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
1 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
2 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
3 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
3 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved