Meragukan, Rusia Minta Pendaratan Apolo 11 di Bulan Diselediki

Kamis, 18 Juni 2015 - 23:10 WIB
Meragukan, Rusia Minta...
Meragukan, Rusia Minta Pendaratan Apolo 11 di Bulan Diselediki
A A A
MOSKOW - Ragu dengan pendaratan Apolo 11 milik Amerika Serikat (AS) di bulan pada tahun 1969, seorang pajabat di Rusia menyerukan diadakannya penyelidikan internasional atas kejadian tersebut. Dirinya menuturkan, penyelidikan internasional bisa mengungkap beberapa misteri yang menyelubungi pendaratan tersebut.

Seruan itu dilakukannya investigasi pendaratan Apolo 11 merupakan respon atas keterlibatan AS di dalam penyelidikan lembaga sepakbola dunia FIFA yang ikut menimbulkan perdebatan atas peran Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

Juru bicara Komite Investigasi Rusia Vladimir Markin mengatakan, penyelidikan internasional dapat dilakukan untuk memecahkan misteri menghilangnya rekaman film dari pendaratan Apollo 11 di bulan pada 1969, atau menjelaskan kemana menghilangnya batuan bulan seberat 400 Kg yang didapat dalam misi dari tahun 1969 hingga 1974 itu.

“Kami tidak mempertanyakan bahwa mereka tidak terbang ke bulan, dan sekedar membuat film mengenai kejadian itu." kata Markin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Moskow Times pada Kamis (18/6/2015).

"Tapi, semua bukti ilmiah atau mungkin budaya yang merupakan warisan umat manusia, hilangnya benda-benda itu tanpa jejak adalah kehilangan bagi kita semua. Sebuah penyelidikan akan mengungkap apa yang terjadi," sambungnya.

NASA sendiri pada tahu 2009 lalu mengakui bahwa rekaman asli pendaratan pertama di bulan telah terhapus. Namun, mereka menyatakan telah berhasil melakukan remastering dari rekaman televisi pendaratan itu.

Misi Apolo 11 memang masih menyimpan misteri dan membawa kontroversi, bukan hanya bagi dunia internasional tapi untuk warga AS sendiri. Banyak pihak, khusunya yang menggemari teori konspirasi menduga bahwa pendaratan Apolo 11 hanyalah sebuah rekayasa.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
9 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
10 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
11 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
12 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
13 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
14 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved