DPR RI Kunjungi Parlemen Sudan, Ini yang Dibahas

Selasa, 02 Juni 2015 - 10:21 WIB
DPR RI Kunjungi Parlemen...
DPR RI Kunjungi Parlemen Sudan, Ini yang Dibahas
A A A
JAKARTA - Delegasi DPR Indonesia mengunjungi parlemen Sudan setelah diundang untuk menghadiri pelantikan parlemen baru di negara itu pada 1 Juni 2015. Kunjungan itu salah satunya membahas keinginan parlemen Sudan untuk menjadi Sekretariat Parlemen Asia Afrika yang pertama.

Delegasi DPR Indonesia dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Rofi' Munawar dan Anggota Komisi XI, Mukhamad Misbakhun. Mereka disambut oleh Ketua Komisi Luar Negeri Parlemen Sudan, Mohamed Youssef Abdalla.

Dalam pertemuan itu, para delegasi DPR RI semula menerima penjelasan dari Mohamed Youssef tentang mekanisme pemilihan ketua parlemen Sudan. Ketua parlemen dipilih setelah pelantikan, dan dilanjutkan dengan pemilihan ketua-ketua komisi dalam parlemen seminggu kemudian.

Mohamed Youssef lantas menyampaikan keinginan parlemen Sudan untuk menjadi Sekretariat Parlemen Asia Afrika yang pertama. Keinginan itu sebagai tindak lanjut dari Kongres Asia Afrika di Bandung pada akhir April lalu.

Wakil Ketua DPR Indonesia, Fahri Hamzah, mengaku kunjungan ke Sudan, secara pribadi sudah yang ketiga kalinya. Setiap datang ke Sudan, Fahri merasa datang ke negerinya. Alasannya, ada hubungan yang khusus antara Indonesia dan Sudan.

Fahri melanjutkan, bahwa menurut UU MD3, setiap anggota DPR memiliki kewajiban untuk meningkatkan kerjasama antar-parlemen. Fahri secara khusus memfokuskan peningkatan kerjasama antar-parlemen di negara-negara Islam. Fahri juga menyambut baik dan mendukung keinginan parlemen Sudan untuk menjadi Sekretariat Parlemen Asia Afrika yang pertama.
(mas)
Berita Terkait
Evakuasi Ratusan WNI...
Evakuasi Ratusan WNI dari Sudan, Dubes Arab Saudi: Bukti Kepedulian Tinggi untuk Negara Sahabat Termasuk Indonesia
Tahap Empat Pemulangan...
Tahap Empat Pemulangan WNI dari Sudan, 100 Orang Tiba di Indonesia Hari Ini
Dievakusi dari Perang...
Dievakusi dari Perang Saudara Sudan, 385 WNI Sudah Tiba di Indonesia
385 WNI dari Sudan Tiba...
385 WNI dari Sudan Tiba di Asrama Haji Jakarta
Evakuasi 560 WNI dari...
Evakuasi 560 WNI dari Sudan, Dubes Arab Saudi: Bukti Kepedulian Tinggi untuk Negara Sahabat
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
2 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
5 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
6 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
7 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
8 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved